Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Buletin Utama Teknik

EFEK RUMAH KACA TERHADAP BUMI Riza Pratama
Buletin Utama Teknik Vol 14, No 2 (2019): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efek   rumah   kaca   (Green   House   Effect ), diartikan sebagai    naiknya suhu bumi. Naiknya  suhu bumi disebabkan oleh terperangkapnya sinar matahari gelombang  panjang  (infra  merah)   oleh  gas–gas rumah kaca. (GRK) yang berada di lapisan troposfer , yang merupakan lapisan atmosfer yang berada dipermukaan bumi sampai radius 10 Km ke angkasa. Naiknya suhu ini dapat menyebabkan terjadinya pemanasan global. Secara total, 29 % energi matahari akan dipantulkan oleh atmosfer  , 20 % di serap oleh gas-gas atmosfe , dan hanya 51 % yang sampai dipermukaan  bumi.  GRK  yang  dapat  menyebabkan efek rumah kaca adalah CO2, CH4,CFC, O3 dan N2O. Seberapa besar kontribusi dari masing-masing GRK tergantug kepada lama waktu tinggal GRK di atmosfer dan besarnya nilai GWP. CO2 menjadi fenomena belakangan ini karena kontribusinya yang sangat besar terhadap efek rumah kaca yaitu 50 % di antara GRK yang lain . Selain itu CO2 dihasilkan dari kegiatan manusia yang akan menambah emisi CO2 yaitu , Penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang tidak efisien dan peniadaan atau pengurangan vegetasi termasuk pembabatan hutan. Efek rumah kaca dapat berdampak kepada rusaknya ekosistem yang akhirnya akan   memutus   rantai   makanan   dan   berpengaruh kepada  seluruh  kehidupan  di muka  bumi. Penghematan penggunaan BBM dan pengelolaan sumber daya hutan merupaan salah satu tindakan prefentif   terhadap   peningkatan   emisi   gas   CO2   di lapisan troposfer. Semakin banyak luasan vegetasi dan luasan hutan maka akan semakin banyak jumlah CO2 yang bisa diambil oleh permukaan daun untuk proses fotosintesa dan salah satu produk akhirnya  adalah O2 yang dimanfaatkan oleh makluk hidup pada saat respirasi .