Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : jurnal syntax admiration

Optimasi Penguatan Kualitas Layanan Guru Melalui Pengembangan Kepribadian dan Keadilan Organisasi Muhamad Alwi; Andi Hermawan
Jurnal Syntax Admiration Vol. 4 No. 7 (2023): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v4i7.914

Abstract

Kualitas layanan guru merupakan unsur penting terkait pencapaian tujuan pendidikan nasional dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya. Survei awal kualitas layanan guru Persekolahan SMK PGRI Kabupaten Bogor belum mencapai hasil maksimal. Oleh karena itu, kualitas layanan guru menarik untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan menemukan upaya bagaimana kualitas layanan guru dapat ditingkatkan dengan cara meneliti hubungan kualitas layanan guru dengan variabel kepribadian guru dan keadilan organisasi. Penelitian menggunakan metode statistik korelasional dan dilakukan analisis metode sitorem. Unit analisis penelitian adalah guru Persekolahan SMK PGRI Kabupaten Bogor dengan populasi berjumlah 279 dan sampel 103 guru. Hasil penelitian terdapat hubungan positif kepribadian guru dengan kualitas layanan guru dengan kekuatan hubungan ρy1 = 0,632 dan terdapat hubungan positif keadilan organisasi dengan kualitas layanan guru dengan kekuatan hubungan ρy2 = 0,797 sehingga kualitas layanan guru dapat ditingkatkan melalui kepribadian guru dan keadilan organisasi. Hasil korelasi ini kemudian diintegrasi dengan metode SITOREM sehingga diperoleh cara peningkatan kualitas layanan guru berdasarkan pengembangan kepribadian dan keadilan organisasi melalui penguatan indikator-indikator. Hasil SITOREM menunjukkan bahwa upaya untuk meningkatkan kualitas layanan guru dapat dilakukan dengan cara memperbaiki indikator berikut dengan urutan prioritas perbaikan : (1) emosi yang stabil, (2) terbuka terhadap pengalaman (3) keadilan prosedural (4) daya tanggap (5) perhatian. Upaya selanjutnya adalah mempertahankan 9 indikator yang keadaannya sudah baik yaitu: (1) kesungguhan (2) keantusiasan (3) kemufakatan (4) keadilan interpersonal (5) keadilan informasional (6) keadilan distributif (7) tampilan fisik (8) jaminan (9) kehandalan.
Strategi dan Cara Menurunkan Stres Kerja Melalui Penguatan Kecerdasan Adversitas, Komunikasi Interpersonal, Interdependensi Tugas dan Kualitas Layanan Subandi Subandi; Andi Hermawan
Jurnal Syntax Admiration Vol. 4 No. 7 (2023): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v4i7.915

Abstract

Suatu keadaan di mana individu mendapatkan tekanan ataupun ketegangan dalam lingkungan kerjanya yang mengakibatkan individu merespons secara negatif dan merasa terbebani dalam menyelesaikan kewajibannya disebut dengan Stres Kerja. Stres kerja merupakan kondisi yang kurang menyenangkan dihadapi guru dalam melaksanakan tugas - tugas yang dibebankan oleh lembaga. Lembaga Pendidikan mempunyai standar tersendiri sesuai dengan objek kerja yang dilakukan. Standar kerja dapat ditetapkan berdasarkan tugas pokok, fungsi dan tanggung jawab dalam upaya mendapatkan hasil yang optimal dalam menilai suatu kinerja, namun apabila seorang pegawai dibebankan tugas yang tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan maka akan mengalami stres kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan Strategi dan Cara penurunan stress kerja pada guru SMK dengan cara melakukan penelitian pengaruh antara variabel kecerdasan adversitas komunikasi interpersonal, interdependensi tugas dan kualitas layanan. Penelitian ini menggunakan metode analisis jalur (path analysis) untuk mengetahui pengaruh antar variabel yang diteliti dan metode SITOREM untuk analisis indikator guna memperoleh solusi optimal menurunkan stres kerja pada guru SMK.
Optimasi Peningkatan Engagement Guru Melalui Penguatan Efikasi Diri, Komunikasi Interpersonal, Budaya Organisasi dan Kepuasan Kerja Andi Hermawan; A. Muwahid Muhammadi; Ahmad Fatih Gozali
Jurnal Syntax Admiration Vol. 4 No. 10 (2023): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v4i10.943

Abstract

Kesenyawaan guru dengan organisasi tempatnya bekerja dimana guru merasa memiliki organisasi serta menikmati kondisi organisasi dan pekerjaannya bukan hanya secara fisik tetapi juga secara rasional, emosional dan normatif, sehingga guru tersebut merasa puas dan setia bekerja dalam organisasinya disebut dengan engagement guru. Perilaku engagement guru yang optimal akan berdampak positif terhadap kinerja pekerjaannya dan lembaga madrasahnya, dengan rasa cinta terhadap pekerjaan dan lembaganya maka guru dalam melaksanakan pekerjaannya bekerja tanpa mengenal waktu dan sepenuhnya menginvenstasikan diri dan energi guru karena bukan lagi melaksanakan kewajiban, tetapi profesi guru sudah menjadi pengabdian dalam hidupnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan Strategi dan Cara peningkatan engagement guru dengan cara melakukan penelitian pengaruh antara variabel efikasi diri, komunikasi interpersonal, dukungan organisasi dan kepuasan kerja. Penelitian ini menggunakan metode analisis jalur (path analysis) untuk mengetahui pengaruh antar variabel yang diteliti dan metode SITOREM untuk analisis indikator guna memperoleh solusi optimal peningkatan engagement guru.
Optimasi Penguatan Komitmen Profesi Guru Melalui Pengembangan Kecerdasan Adversitas, Komunikasi Interpersonal, Interdependensi Tugas dan Kepuasan Kerja Andi Hermawan; Ahmad Fatih Gozali; A. Muwahid Muhammadi
Jurnal Syntax Admiration Vol. 4 No. 9 (2023): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v4i9.944

Abstract

Hubungan psikologis antara individu dengan pekerjaannya yang didefinisikan sebagai kekuatan relatif dari identifikasi dan keterlibatan dalam profesi, dengan dicirikan memiliki kepercayaan yang kuat dan menerima tujuan profesi, kesediaan untuk melakukan banyak hal atas nama profesi, serta keinginan yang kuat untuk mempertahankan keanggotaan profesinya disebut dengan Komitmen Profesi. Komitmen profesi yang tinggi bersinggungan dengan rendahnya pindah kerja, kelambanan dalam bekerja dapat dikurangi, rendahnya tingkat mangkir kerja dan meningkatkan kepuasan kerja. Profesionalisme sebagai seorang guru dapat diartikan dengan memiliki komitmen terhadap profesinya, memiliki nilai kasih sayang, tanggungjawab, berperilaku terhormat sesuai norma yang berlaku. Menurunnya mutu pendidikan, karena guru tidak lagi memiliki komitmen dalam menjalankan tugasnya. Kunci keberhasilan dalam diri seseorang dan organisasi terletak pada komitmen yang dimilikinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan Strategi dan Cara penguatan komitmen guru dengan cara melakukan penelitian pengaruh antara variabel kecerdasan adversitas komunikasi interpersonal, interdependensi tugas dan kepuasan kerja. Penelitian ini menggunakan metode analisis jalur (path analysis) untuk mengetahui pengaruh antar variabel yang diteliti dan metode SITOREM untuk analisis indikator guna memperoleh solusi optimal penguatan komitmen profesi pada Guru.