Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan dan kendala dalam pengelolaan dana di lembaga pendidikan, yang sulit diatur dan dikendalikan tanpa penerapan teknik-teknik khusus di berbagai bidang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembaga pendidikan Pondok Pesantren Alkhawarizmi Kota Bandung perlu memberikan perhatian lebih terhadap aspek-aspek yang mencakup manajemen dana dan sistem pembelajaran, karena keduanya saling terkait. Peran SDM juga memiliki peran penting dalam berikan menjadi kelancaran pencapaian tujuan lembaga pendidikan. Oleh karena itu, harapannya adalah agar permasalahan terkait pembiayaan dapat diidentifikasi dan diatasi dengan baik, bahkan jika tidak ada tindakan korupsi. Namun, penting untuk memastikan bahwa penggunaan dana selalu sesuai dengan tupoksinya. Jika tidak, hal ini dapat berimbas terhadap kualitas lembaga pendidikan, yang nantinya merembet terhadap sumber daya yang ada.