Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal Education and Government Wiyata

TANTANGAN KEPEMIMPINAN DI DAERAH Refian Garis, Regi; Diah Suciati; Andi Wardani; Rusli
Journal Education and Government Wiyata Vol 1 No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/e-gov.v1i1.1

Abstract

Collaboration between central and regional leadership is important to achieve common goals and improve the quality of life of the community. The purpose of this study is to find out how leadership is implemented in the regions. The method used is the study of literature from various sources, such as books and scientific journal articles. The results of the discussion are as follows: Some of the advantages of collaboration between central and regional leadership Better use of resources: With collaboration between the center and the regions, existing resources can be better utilized to achieve common goals. The two can support each other in terms of financing, human resources, and technology. Government performance improvement: Collaboration between the center and the regions can help improve government performance in terms of public services and better decision making. Both can learn from each other and exchange experiences to improve overall government performance. Increasing community participation: With collaboration between the center and the regions, community participation can increase. Communities are becoming more involved in decision-making processes and implementing programs implemented by the government. Improved coordination and synergy: Collaboration between the center and regions can improve coordination and synergy between various government agencies. This can help accelerate the implementation of programs and policies taken. Improving development equity: Collaboration between the center and the regions can help increase the distribution of development in all regions of Indonesia. With good coordination, programs and policies can be implemented more evenly and reach all regions in Indonesia.
GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA DESA DALAM MENINGKATKAN PEMBANGUNAN DI DESA MANGKUBUMI KECAMATAN SADANANYA KABUPATEN CIAMIS Dandi Novika; Regi Refian Garis; Arie Budiawan
Journal Education and Government Wiyata Vol 1 No 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/e-gov.v1i3.12

Abstract

Gaya Kepemimpinan yang relatif baru dalam studi-studi kepemimpinan adalah Gaya Kepemimpinan Kepala Desa Studi Kasus Kepemimpinan Kepala Desa Mangkubumi Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang menghasilkan data deskriptif. Teknik analisa data yang digunakan adalah teknik analisa dilakukan sepanjang penelitian berlangsung sejak pengumpulan data dimulai, analisis data dilangsungkan secara terus menerus hingga pembuatan laporan penelitian. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa Gaya Kepemimpinan Kepala Desa belum sepenuhnya menunjukan Gaya Kepemimpinan, Hal itu dilihat dari Gaya Kepemimpinan seorang Kepala Desa yang seharusnya memimpin secara demokratis namun masih belum bisa mengembangkan potensi. Dilihat juga dari segi memotivasi para Perangkat Desa belum bisa terlaksana sepenuhnya, dapat dilihat juga dari SDM (Sumber Daya Manusia) yang ada di Desa dimana belum ada pelatihan khusus untuk para Perangkat Desa dengan memfokuskan terhadap pembangunan non fisik yaitu pengelolaan digitalisasi sehingga Sistem Informasi Desa belum berjalan secara optimal. Gaya Kepemimpinan meliputi (1) pengaruh ideal, (2) motivasi yang menginfirasi, (3) rangsangan intelektual, (4) pertimbangan yang diadaptasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat diketahui bahwa Gaya Kepemimpinan Kepala Desa Dalam Meningkatkan Pembangunan Di Desa Mangkubumi Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis belum terlaksana secara optimal. Hal tersebut dapat dilihat dari belum optimalnya 1 (satu) dari 4 (empat) dimensi diantaranya pada dimensi Gaya Kepemimpinan sebagai motivasi yang menginsfirasi belum terlaksana secara optimal. Gaya Kepemimpinan sebagai pengaruh ideal sudah terlaksana dengan baik, Gaya Kepemimpinan sebagai rangsangan intelektuan sudah terlaksana dengan baik, Gaya Kepemimpinan sebagai pertimbangan yang diadaptasi sudah terlaksana dengan baik.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN TATA KELOLA KEAMANAN INFORMASI DAN JARINGAN OLEH DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN CIAMIS Nandang Firmansyah; Regi Refian Garis; Asep Nurdin Rosihan Anwar
Journal Education and Government Wiyata Vol 1 No 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/e-gov.v1i3.13

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena adanya permasalahan yaitu belum optimalnya Implementasi Kebijakan Tata Kelola keamanan Informasi dan Jaringan Oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ciamis . Hal ini dapat dilihat dari indikator-indikator: terdapat beberapa permasalahan yaitu : Terdapatnya berita hoaks yang masih marak dan di terima oleh masyarakat khususnya di Kabupaten Ciamis. Hal tersebut dibuktikan dengan masih adanya masyarakat yang menerima berita hoaks melalui media sosial. Sehingga rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu Bagaimana Implementasi Kebijakan Tata Kelola Keamanan Informasi dan Jaringan Oleh Dinas Komunikasi dan Jaringan Kabupaten Ciamis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis Implementasi Kebijakan Tata Kelola Keamanan Informasi dan Jaringan Oleh Dinas Komunikasi dan Jaringan Kabupaten Ciamis Dalam penyusunan penelitian ini penulis menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan yaitu bersumber dari data primer yang berasal dari Dinas Komunikasi dan Informatika serta Masyarakat, sedangkan untuk data sekunder diperoleh melalui studi dokumentasi dan studi pustaka baik berupa dokumen-dokumen, peraturan-peraturan, studi lapangan laporan hasil penelitian, buku-buku, internet, karangan ilmiah, dan bacaan lainnya. Teknik pengumpulan data yang digunakaan yaitu melalui wawancara, observasi dan studi kepustakaan. Adapun teknik analisis data yang digunakan meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian bahwa secara keseluruhan menganalisis Implementasi Kebijakan Tata Kelola Keamanan Informasi dan Jaringan Oleh Dinas Komunikasi dan Jaringan Kabupaten Ciamis masih belum optimal.