Desa Lakardowo merupakan salah satu desa yang terkena dampak pencemaran air yang dirasakan oleh warga sejak berdirinya pabrik swasta pengolah limbah B3 yang berada dekat pemukiman. Pabrik swasta pengolah limbah B3 tersebut membuang limbah B3 ke aliran air irigasi lahan pertanian milik masyarakat Desa Lakardowo. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber pencemar dengan parameter kandungan besi, mangan, amonia dan klorin bebas pada air irigasi. Selain itu, penelitian ini dilakukan sebagai bentuk suatu upaya restorasi kualitas air dengan metode fitoremediasi dan sistem constructed wetland. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dengan pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan juga dokumentasi. Sampel air yang diambil pada aliran air irigasi dilakukan setiap tiga hari sekali. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh data bahwa pencemaran air pada aliran air irigasi dengan parameter kritis berupa mangan, amonia, dan klorin bebas. Zat pencemaran tersebut kemudian diabsorbsi dengan tanaman eceng gondok dan mengalami peningkatan kualitas air.