Salah satu tahapan perkembangan yang akan dialami oleh anak adalah perkembangan kognitif. Perkembangan kognitif ini berkaitan dengan peningkatan kemampuan berpikir, menyelesaikan masalah, mengambil keputusan, serta pengembangan kecerdasan dan bakat. Anak perlu mengalami pembelajaran yang sesuai dengan alamiahnya, yang berarti proses pembelajaran harus disesuaikan dengan kemampuan. Pertumbuhan kemampuan anak pada periode Sekolah Dasar berkembang secara berangsur-angsur. Oleh karena itu, guru seharusnya tidak memberikan tekanan atau tuntutan yang melebihi kesiapan anak dalam proses pembelajaran. Hal tersebut dapat menimbulkan dampak negatif pada kesejahteraan mental anak. Seorang pengajar juga perlu memiliki kemampuan untuk mengamati dan mengadaptasi sikap saat menerapkan teori perkembangan kognitif pada setiap siswa. Peran pendidik sangat signifikan, dan pemahaman terhadap pertumbuhan serta perkembangan siswa menjadi kunci. Sebab, pendidik bertanggung jawab dalam mengorganisir aktivitas pembelajaran di dalam kelas dan merancang skenario pembelajaran yang dapat merangsang potensi anak.