Rahmawati, Anisya Fajar
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmiah Wijaya

PENGARUH PENYULUHAN PERSONAL HYGIENE TERHADAP SIKAP PERSONAL HYGIENE SAAT MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI Rahmawati, Anisya Fajar
Jurnal Ilmiah Wijaya Vol. 16 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Wijaya
Publisher : Wijaya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut WHO (World Health Organization) memperkirakan 15 dari 20 remaja putri pernah mengalami keputihan dan infeksi setiap tahunnya. Infeksi tersebut disebabkan karena kurangnya kebersihan diri, terutama vulva hygiene saat menstruasi. Menurut survei Departemen Kesehatan Jawa Barat sekitar 316 orang mengalami infeksi pada genetalia eksternal, dan 592 orang mengalami keputihan pada remaja putri. Rendahnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi akan memungkinkan perempuan tidak bersikap hygiene pada saat menstruasi yang dapat membahayakan kesehatan reproduksinya sendiri. Tujuan dari penelitian ini diketahuinya “Pengaruh Penyuluhan Personal Hygiene terhadap Sikap Personal Hygiene saat Menstruasi pada Remaja Putri”.Jenis Penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan Praeksperimental yaitu dengan rancangan one group preposttest design. Sampel dalam penelitian ini sebesar 36 responden remaja putri yang telah mengalami menstruasi dengan teknik Purposive Sampling. Instrumen penelitian berupa Kuesioner. Penelitian ini menggunakan Analisa Univariat dan Bivariat dengan uji Prasyarat yang terbagi menjadi “Uji Homogenitas, Uji Normalitas dan Uji Hipotesis”. Hasil penelitian didapatkan jika hasil Uji Hipotesis Wilcoxon Signed Ranks Test yaitu 0,000. Maka P value < 0,05 (Ho ditolak, Ha diterima) berarti terdapat “Pengaruh Penyuluhan Personal Hygiene terhadap Sikap Personal Hygiene saat Menstruasi pada Remaja Putri.” Peneliti berharap penelitian ini dapat memberikan acuan agar adanya peningkatan pemahaman dan sikap pada remaja putri dalam memelihara hygiene saat menstruasi dan menjaga kesehatan organ reproduksi agar terhindar dari virus, bakteri, jamur dan penyakit organ reproduksi dengan cara mengadakan program penyuluhan kesehatan oleh pihak sekolah tentang Personal Hygiene terutama Personal Hygiene saat menstruasi secara rutin.
HUBUNGAN MEKANISME KOPING DENGAN TINGKAT STRESS PASCA BENCANA BANJIR Yanti, Tisna; Aliyupiudin, Yufi; Fajar Rahmawati, Anisya; Rachma Putri, Maula; Jefriyan Yuliyansah, Medy
Jurnal Ilmiah Wijaya Vol. 15 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Wijaya
Publisher : Wijaya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46508/jiw.v15i2.229

Abstract

Mekanisme Koping merupakan cara yang dilakukan untuk beradaptasi terhadap stres stres merupakan suatu sistem pertahanan tubuh dimana ada sesuatu yang mengusik integritas diri, sehingga mengganggu ketentraman yang dimaknai sebagai tuntutan yang harus diselesaikan. Bencana adalah peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan masyarakat yang disebabkan oleh faktor alam atau faktor non alam sehingga mengakibatkan dampak psikologis yang terjadi secara tiba-tiba. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan mekanisme koping dengan tingkat stress pasca bencana banjir. Jenis penelitian ini menggunakan deskritif analitik dengan pendekatan cross sectional. sampel dalam penelitian ini sebesar 35 responden dengan menggunakan teknik Random sampling. Instrument penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner. Analisa data menggunakan Univariat dan Bivariat dengan uji Kendall’s tau. Hasil penelitian didapatkan 34 responden (97,1%) dengan mekanisme koping adaptif. Berdasarkan tingkat stress didapatkan 28 responden (80,0%) dengan Tingkat Stress Ringan Berdasarkan hubungan mekanisme koping dengan tingkat stress pasca bencana banjir terdapat 28 responden (80,0%) didapatkan Mekanisme Koping adaptif dengan Tingkat Stress Ringan. Menunjukan hasil adanya hubungan kedua variabel dengan nilai p value 0,015<0,05. Kesimpulan pada penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara mekanisme koping dengan tingkat stress pasca bencana. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran dan acuan agar masyarakat meningkatan kesadaran dan pencegahan dalam menghadapi situasi stress dengan mekanisme koping yang baik/adaptif.