Edukasi pranikah sangat penting diberikan kepada pemuda dan remaja, bahkan pada anak-anak sehingga mereka terhindar dari berbagai kesulitan pada masa dewasa, khususnya dalam pernikahan dan rumah tangga mereka. Saat ini banyak pemuda yang terjerumus dalam pernikahan dini, kekerasan dalam rumah tangga, dan perceraian karena kurangnya pengetahuan tentang pernikahan. Karena itu, edukasi pranikah merupakan bentuk edukasi dan persiapan sebelum mengambil keputusan menuju jenjang pernikahan. Hal ini sebagai bentuk perhatian gereja dalam pembentukan karakter anak dan remaja melalui pendidikan nonformal gereja yang memberi dampak bagi masa depan anak dan remaja. Dengan demikian tujuan penelitian ini adalah menghasilkan pemikiran tentang edukasi pranikah bagi anak dan remaja di Gereja Protestan Indonesia Jemaat Bethlehem Papua Kota Sorong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini adalah edukasi pranikah bagi anak dan remaja di Gereja Protestan Indonesia Jemaat Bethlehem Papua Kota Sorong dilakukan dengan bimbingan pranikah melalui pendidikan sekolah minggu dan kelas katekisasi dengan menyediakan tujuan edukasi, materi-materi yang terkait dengan pernikahan, pendidik yang memenuhi kompetensi yang ditetapkan, metode, sumber belajar, dan evaluasi. Edukasi ini dilakukan selama satu tahun.