Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan desain dan kevalidan LKPD berbasis kearifan lokal Lombok pada materi interaksi antar makhluk hidup dengan lingkungannya serta meningkatkan hasil blajar peserta didik terhadap LKPD IPA berbasis kearifan lokal Lombok pada materi interaksi antar makhluk hidup dengan lingkungannya. Penelitian ini merupakan penelitian model pengembangan ADDIE yang dimana singkatan dari Analyze (Analisis), Design (Perencanaan), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evaluation (Evaluasi). Tingkat kevalidan LKPD dilihat dari penilaian aspek kelayakan isi, kelayakan kebahasaan, dan media sedangkan untuk melihat valid/Tidaknya LKPD yang dikembangkan, dengan uji validasi oleh 2 ahli, uji praktisi terhadap 1 orang Guru IPA dan uji coba terbatas 10 orang peserta didik di SMP Negeri 1 Keruak dengan menggunakan angket. Data yang diperoleh dianalisis dengan wawancara, Validasi ahli 1 memperoleh skor 80% dengan kriteria “sangat baik”, validasi ahli 2 memperoleh skor 76,42% dengan kriteria “baik”, validasi praktisi guru memperoleh sekor 80% dengan kriteria “sangat baik”. Validasi uji terbatas siswa memperoleh sekor rata-rata 89,21%, “dengan kriteria sangat baik” dengan perolehan ini LKPD dinilai telah valid dan telah layak diuji cobakan pada peserta didik. Untuk mengetahui meningkat atau tidaknya hasil blajar siswa menggunakan LKPD berbasisi kearifan lokal Lombok, maka dilakukan tahap uji coba efektifitas LKPD, dengan mendapatkan sekor 86,4% dengan kriteria “sangat baik”. Hal ini dapat disimpulkan bahwa LKPD berbasis kearifan lokal Lombok pada materi interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya valid digunakan sebagai bahan ajar di SMP Negeri 1 Keruak