Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Surya Informatika

Eksplorasi Pengalaman Emosional dan Kognitif Mahasiswa Pada LMS Edlink Dengan Model UX Honeycomb M Rifqi Atsani; Pratama, Angga Putra
Jurnal Surya Informatika Vol. 15 No. 2 (2025): Jurnal Surya Informatika, Vol 15. No. 2, November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/suryainformatika.v15i2.2259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman emosional dan kognitif mahasiswa dalam menggunakan Learning Management System (LMS) Edlink (edlink.id) sebagai media pembelajaran digital di perguruan tinggi. Transformasi digital dalam pendidikan tinggi telah mengubah cara belajar mahasiswa, namun pemahaman tentang bagaimana mereka secara emosional dan kognitif mengalami sistem pembelajaran masih terbatas. Menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif dan metode Reflexive Thematic Analysis (RTA), penelitian ini melibatkan 44 mahasiswa aktif yang dipilih secara purposive sampling. Analisis dilakukan dengan memetakan hasil wawancara mendalam ke dalam tujuh faset User Experience (UX) Honeycomb: useful, usable, desirable, findable, accessible, credible, dan valuable. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman pengguna terhadap Edlink bersifat ambivalen: memberikan kemudahan dan kemandirian belajar, tetapi juga menimbulkan frustrasi akibat hambatan teknis, kesulitan navigasi, serta ketidakpastian status unggahan dan nilai. Aspek useful dan valuable menonjol dalam mendukung regulasi belajar dan motivasi akademik, sedangkan faset usable, findable, dan credible menunjukkan beban kognitif dan tekanan emosional yang tinggi. Penelitian ini menegaskan bahwa pengalaman pengguna LMS tidak hanya bersifat teknologis, tetapi juga emosional dan sosial. Secara konseptual, studi ini memperluas penerapan model UX Honeycomb ke konteks pendidikan, secara praktis memberikan rekomendasi desain berbasis empati dan kepercayaan digital, serta secara metodologis mengintegrasikan pendekatan RTA dengan kerangka UX untuk memahami pengalaman belajar yang lebih manusiawi