Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Madani: Multidisciplinary Scientific Journal

Penggunaan Uang Elektronik N, Nurjannah; M, Misbahuddin; S, Shuhufi
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2, No 5 (2024): Madani, Vol. 2, No. 5 2024
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12590946

Abstract

Teknologi informasi sangatlah pesat perkembangannya, sehingga merubah sebagian besar gaya hidup masyarakat yang awalnya bersifat tradisional menjadi modern. Dunia perbankan saat ini juga sudah memanfaatkan teknologi informasi dalam operasionalnya sehari-hari, dimana operasionalnya dikenal dengan sistem aplikasi perbankan. Dengan pemanfaatan teknologi informasi operasional bank semakin hari semakin efektif dan efisien serta menyediakan fasilitas-fasilitas pendukung yang mempermudah transaksi keuangan bagi nasabah seperti fasilitas pembayaran non tunai. Penggunaan teknologi modern sebagai instrument pembayaran non tunai, baik secara domestik maupun secara internasional, telah berkembang pesat disertai dengan berbagai inovasi yang mengarah pada penggunaan yang semakin efisien, praktis, aman, cepat dan nyaman. Fasilitas pembayaran non tunai tersebut akhir-akhir ini muncul dalam bentuk instrument pembayaran yang dikenal dengan uang elektronik (electronic money/e-money). Untuk itu dalam tulisan ini akan lebih membahas dan memperjelas secara mendalam tentang penggunaan uang elektronik dan sebagai pengganti uang tunai. Sehingga masyarakat akan lebih mengetahui macam-macam, dan manfaat serta kelebihan dan kekurangan uang elektronik.
Perbedaan Hari Raya Dalam Negara Majemuk Indonesia Perspektif Hukum Islam Syafa’at, Andi Airiza Rezki; M, Misbahuddin; S, Shuhufi
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2, No 5 (2024): Madani, Vol. 2, No. 5 2024
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12581450

Abstract

This research discusses how holidays differ in Indonesia. The difference in determining the start of the Qamariah month, especially the start of Ramadan, Shawwal and Zulhijah, is a recurring phenomenon in Indonesia. These differences often cause unrest among Muslims, disrupt the solemnity of worship and even threaten the stability of the brotherhood. Ru'yatul hilal is a practical method to prove whether the new crescent moon (hilal) is visible or not. If in astronomy the celestial objects that are usually rukyat are recommended to be above an angle of 15 degrees, then ru'yatul hilal is done when the moon's irtifa' is still very low, and is done every 29th of Sha'ban or Ramadan regardless of whether it has been ijtima' or not. The science of arithmetic is the equivalent of the science of astronomy, which is a branch of applied astronomy that discusses determining times of worship by calculating the position of the sun and moon relative to the earth. The issue of reckoning and rukyat at the beginning of the month of Qamariah is an important issue because it is related to determining major Muslim holidays, for example the months of Ramadhan, Shawwal and Zulhijah.