Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan secara empiris secara rinci meliputi : 1) Pengertian WTS, 2) Faktor yang mempengaruhi menjadi WTS 3) Pembinaan selama di lembaga/ panti 4) Spiritual Well Being WTS 5) Proses Dinamika nilai-nilai spiritual well being WTS di panti. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif kepustakaan yang deskriptif dengan filsafat postpositivisme atau meneliti pada kondisi objek alamiah spiritual well being pada WTS di panti. Peneliti merasa tertarik dengan masalah tersebut secara alamiah dengan sumber data penelitian ini adalah bibliografis berupa buku teks, jurnal penelitian,e-jurnal, Peraturan Menteri Sosial atau Peraturan Pemerintah. Analisa data kualitatif berupa reduksi, data display, dan verifikasi.. Adapun analisa selanjutnya dengan teks dan wacana.Secara umum dinamika nilai-nilai spiritual well being pada WTS dipengaruhi dari personal dan lingkungan. Hasil analisa yang dilakukan terdapat empat komponen utama yang mengidentifikasikan kesejahteraan spiritual yaitu domain personal, domain communal, domain environmental, dan domain transcedental. Spiritual Well-Being model Fisher (2010). Pada dasarnya penelitian ini menyimpulkan bahwa dengan metode dan pendekatan pembinaan yang tepat, dapat meningkatkan dinamika nilai-nilai spiritual well being pada WTS.Kata Kunci : Dinamika, Kesejahteraan, Nilai, Spiritual, Wanita Tuna Susila