Semakin padatnya jumlah kendaraan di kawasan perkotaan dan rumitnya lalu lintas mendorong adanya pendekatan baru dalam manajemen lalu lintas yang efektif. Kecerdasan buatan (AI) menjadi salah satu solusi yang berpotensi dalam mewujudkan kota pintar, khususnya melalui sistem deteksi kendaraan otomatis. Artikel ini mengulas peran teknologi AI, seperti YOLOv8 dan Optical Character Recognition (OCR), dalam mendeteksi kendaraan secara real-time serta mendukung penegakan aturan lalu lintas secara otomatis. Artikel ini menggunakan metode Narrative Review, di mana data dikumpulkan dari basis data ilmiah seperti IEEE Xplore dan Google Scholar. Artikel dipilih berdasarkan relevansi terhadap topik, menggunakan kata kunci seperti "Artificial Intelligence," "Vehicle Detection," "Smart City," "YOLO," dan "Optical Character Recognition (OCR)." Hanya artikel yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir (2019–2024) dan memenuhi kriteria relevansi yang diikutsertakan. Literatur yang terpilih kemudian dianalisis untuk mengevaluasi efektivitas teknologi yang digunakan serta tantangan teknis yang mungkin dihadapi. Hasil kajian menunjukkan bahwa YOLOv8 sangat andal dalam mendeteksi kendaraan dengan akurat dan cepat, sementara OCR memungkinkan identifikasi plat nomor kendaraan yang penting dalam kebijakan seperti e-tilang. Penerapan AI juga terbukti meningkatkan keselamatan di zona aman sekolah dengan mendeteksi kecepatan kendaraan dan memberikan peringatan kepada pengemudi yang melanggar batas. Meski begitu, tantangan seperti pengaruh cuaca ekstrem dan penurunan akurasi pada jarak jauh menjadi kendala yang perlu diatasi. Dengan infrastruktur yang memadai, AI berpotensi menjadi komponen utama dalam menciptakan sistem lalu lintas yang responsif, aman, dan berkelanjutan untuk kota pintar di masa depan.