Artikel ini mengulas tiga penelitian mengenai pengembangan koleksi perpustakaan di Indonesia, yaitu karya Monaliza et al. (2017), Vlora (2017), dan Prayuda (2019). Kajian ini bertujuan menelaah bagaimana masing-masing penelitian menggambarkan proses dan strategi pengembangan koleksi pada berbagai jenis lembaga pendidikan. Metode yang digunakan adalah analisis literatur dengan pendekatan deskriptif-komparatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa ketiga penelitian masih memandang pengembangan koleksi secara sektoral dan belum mengintegrasikan kebutuhan pengguna, kepemimpinan pustakawan, nilai institusi, dan teknologi dalam satu kerangka yang menyeluruh. Berdasarkan pengalaman penulis di lingkungan perpustakaan sekolah, beberapa hasil penelitian tersebut masih sangat relevan untuk dijadikan acuan dalam praktik nyata. Temuan ini menegaskan pentingnya kepemimpinan pustakawan, dukungan kebijakan lembaga, integrasi nilai institusi dan adaptasi terhadap teknologi digital sebagai bagian dari strategi pengembangan koleksi yang efektif di perpustakaan masa kini.