Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS PERENCANAAN SISTEM DRAINASE SEBAGAI UPAYA PENANGGULANGAN BANJIR DI KECAMATAN TALLO KOTA MAKASSAR Alfianshar, Muh; Nur Fath, Muhammad; Azis, Indriyanti; Gaffar, Farida
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 11 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i11.2023.5099-5106

Abstract

Sistem drainase dibangun untuk mengalirkan air buangan seperti limbah domestik, limbah industri maupun debit air yang berasal dari siklus hidrologi yang dapat menyebabkan terjadinya banjir. Saat hujan deras di kota Makassar hampir semua tempat terjadi genangan air terutama yang sering terjadi di bahu dan badan jalan. Seperti yang terjadi di beberapa kecamatan di kota Makassar, salah satunya kecamatan Tallo di jalan Gatot Subroto. Berdasarkan hasil analisis, didapatkan besar kapasitas debit saluran eksisting yaitu saluran kanan sebesar 0,302 m3/dtk dan saluran kiri sebesar 0,240 m3/dtk. Sedangkan besar debit banjir rencana untuk kala ulang 25 tahun yaitu sebesar 0,609 m3/dtk. Perencanaan dimensi saluran yang telah di design ulang memiliki kapasitas debit untuk saluran kanan 0,797 m3/dtk dengan lebar atas (B) = 1 m, lebar bawah = 0,9 m, dan tinggi saluran (H) = 0,8 m, sedangkan saluran kiri 0,739 m3/dtk dengan lebar atas (B) = 0,9 m, lebar bawah (b) = 0,7 m dan tinggi saluran (H) = 0,8 m. Sehingga debit saluran > debit banjir rencana.
Studi Optimasi Pola Tanam Daerah Irigasi Bantimurung Kabupaten Maros Askar, Diah Ananda; Pratama, Sofyan Rian; Wangsa, Fitriyah Arief; Azis, Indriyanti; Gaffar, Farida
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol 3, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v3i3.16239

Abstract

Di Daerah Irigasi Bantimurung terjadi kekurangan udara atau terjadinya defisit pada penerapan pola tata tanam yang ada penyebab utama terjadinya kekurangan udara atau defisit tersebut karena adanya penyimpangan dalam pelaksanaan pola tata tanam yang telah diterapkan di daerah irigasi Bantimurung, seperti pada saat musim tanam februari, maret, april , mei, juni (II) dan agustus (I) mengalami defisit. Tujuan dari penelitian ini untuk optimasi ketersediaan mengetahui air irigasi sepanjang periode 2023 - 2024. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Berdasarkan hasil optimasi pola tata tanam menggunakan perhitungan Debit Andalan, Polygon Thiessen, FJ-Mock dan Neraca Air, untuk ketersediaan air Q80 mendapatkan nilai maksimum 1,37 m3/dt, di Daerah Irigasi Bantimurung dalam optimasi pola tata tanam yang ada mengalami kekurangan udara atau defisit dari bulan November (II), Februari (I) (II), Maret (II) pada musim tanam I, April (II) Mei dan Juni (I) (II) dan Agustus (I) pada musim tanam padi (II) , sehingga optimasi penanaman padi dilakukan dengan cara rotasi atau pengelompokkan masa tanam yang berbeda disesuaikan dengan ketersediaan udara yang ada.
Analisis Debit Dengan Metode F.J. Mock Dan NRECA Serta Perbandingannya Terhadap Debit Pos Duga Air Agussalim, M.; Azis, Indriyanti; Antaria, Sukmasari; K, Riswal; Febrianti, Annisa; Rosdiana, Ayu
Jurnal Karajata Engineering Vol. 5 No. 1 (2025): 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/karajata.v5i1.3624

Abstract

The Makawa river basin located in the Rongkong watershed has an increase in surface flow which affects the discharge flow which can cause flooding. Therefore, discharge data is needed to manage existing water resources. This study aims to analyze the water discharge using the F.J. Mock and NRECA methods, which are then compared to the water estimation post discharge. The results of this study showed that the F.J. Mock method has a relative error of 48% and a correlation coefficient of 0,690 with a strong interpretation, while NRECA showed a relative error of 50% and a correlation coefficient of 0,669 with a strong interpretation. Therefore, it is concluded that the F.J. Mock method is more appropriate than the NRECA method with lower relative error results, and a higher correlation coefficient than NRECA. The result of the simulation discharge between F.J. Mock, NRACA and water estimation post discharge are quite far apart.
Studi Optimasi Pola Tanam Daerah Irigasi Bantimurung Kabupaten Maros Askar, Diah Ananda; Pratama, Sofyan Rian; Wangsa, Fitriyah Arief; Azis, Indriyanti; Gaffar, Farida
Journal of Muhammadiyah’s Application Technology Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jumptech.v3i3.16239

Abstract

Di Daerah Irigasi Bantimurung terjadi kekurangan udara atau terjadinya defisit pada penerapan pola tata tanam yang ada penyebab utama terjadinya kekurangan udara atau defisit tersebut karena adanya penyimpangan dalam pelaksanaan pola tata tanam yang telah diterapkan di daerah irigasi Bantimurung, seperti pada saat musim tanam februari, maret, april , mei, juni (II) dan agustus (I) mengalami defisit. Tujuan dari penelitian ini untuk optimasi ketersediaan mengetahui air irigasi sepanjang periode 2023 - 2024. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Berdasarkan hasil optimasi pola tata tanam menggunakan perhitungan Debit Andalan, Polygon Thiessen, FJ-Mock dan Neraca Air, untuk ketersediaan air Q80 mendapatkan nilai maksimum 1,37 m3/dt, di Daerah Irigasi Bantimurung dalam optimasi pola tata tanam yang ada mengalami kekurangan udara atau defisit dari bulan November (II), Februari (I) (II), Maret (II) pada musim tanam I, April (II) Mei dan Juni (I) (II) dan Agustus (I) pada musim tanam padi (II) , sehingga optimasi penanaman padi dilakukan dengan cara rotasi atau pengelompokkan masa tanam yang berbeda disesuaikan dengan ketersediaan udara yang ada.
ANALISIS PERENCANAAN SISTEM DRAINASE SEBAGAI UPAYA PENANGGULANGAN BANJIR DI KECAMATAN TALLO KOTA MAKASSAR Alfianshar, Muh; Nur Fath, Muhammad; Azis, Indriyanti; Gaffar, Farida
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 11 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i11.2023.5099-5106

Abstract

Sistem drainase dibangun untuk mengalirkan air buangan seperti limbah domestik, limbah industri maupun debit air yang berasal dari siklus hidrologi yang dapat menyebabkan terjadinya banjir. Saat hujan deras di kota Makassar hampir semua tempat terjadi genangan air terutama yang sering terjadi di bahu dan badan jalan. Seperti yang terjadi di beberapa kecamatan di kota Makassar, salah satunya kecamatan Tallo di jalan Gatot Subroto. Berdasarkan hasil analisis, didapatkan besar kapasitas debit saluran eksisting yaitu saluran kanan sebesar 0,302 m3/dtk dan saluran kiri sebesar 0,240 m3/dtk. Sedangkan besar debit banjir rencana untuk kala ulang 25 tahun yaitu sebesar 0,609 m3/dtk. Perencanaan dimensi saluran yang telah di design ulang memiliki kapasitas debit untuk saluran kanan 0,797 m3/dtk dengan lebar atas (B) = 1 m, lebar bawah = 0,9 m, dan tinggi saluran (H) = 0,8 m, sedangkan saluran kiri 0,739 m3/dtk dengan lebar atas (B) = 0,9 m, lebar bawah (b) = 0,7 m dan tinggi saluran (H) = 0,8 m. Sehingga debit saluran debit banjir rencana.