Tingginya angka perceraian dan penurunan minat untuk menikah di Indonesia memunculkan kebutuhan akan pendekatan baru dalam edukasi pranikah. Dengan memanfaatkan teknologi Natural Language Processing, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan mesih chatbot menjadi solusi dalam edukasi pre-nikah yang dengan memberikan informasi efektif dan efisien kepada pasangan calon pengantin secara realtime. Penelitian ini menggunakan model Bidirectional Encoder Representations from Transformers (BERT) dengan chatbot berupa konteks dari website Kementerian Agama dan buku edukasi pernikahan. Model ini diimplementasikan ke dalam chatbot melalui platform Telegram dan pengujiannya menggunakan pengujian Non-Respon-Rate dan metriks BERTScore. Hasil pengujian Non-Respon-Rate menunjukkan akurasi chatbot edukasi pranikah berbasis BERT sebesar 76,92% dengan akurasi tertinggi 92%. Sedangkan pengujian menggunakan BERTScore menunjukkan bahwa chatbot tersebut mencapai nilai precision 86%, recall 83%, dan F1-score 84%.