Permainan tradisional Melayu merupakan bagian integral dari budaya masyarakat Melayu yang kaya akan nilai-nilai sosial, pendidikan, dan spiritual. Permainan seperti congkak, gasing, sepak raga, dan wau tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana pembelajaran nilai kolektif dan ekspresi budaya. Namun, modernisasi dan globalisasi mengancam eksistensi permainan ini. Artikel ini mengkaji sejarah, jenis-jenis permainan tradisional Melayu, nilai-nilai yang terkandung, serta tantangan dalam pelestariannya. Melalui pendekatan kualitatif berbasis kajian literatur dan wawancara, penelitian ini menyoroti pentingnya peran pendidikan, digitalisasi, dan kebijakan pemerintah dalam melestarikan permainan tradisional Melayu untuk generasi mendatang.