Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi pembelajaran diferensiasi dalam meningkatkan minat belajar siswa di kelas. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan melibatkan 30 siswa. Strategi pembelajaran diferensiasi diterapkan melalui berbagai pendekatan, seperti pengelompokan siswa berdasarkan kemampuan, penggunaan materi yang bervariasi, serta penugasan yang disesuaikan dengan minat dan kebutuhan individu. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi ini secara signifikan meningkatkan minat belajar siswa. Siswa merasa lebih terlibat dan termotivasi dalam proses pembelajaran, yang tercermin dari peningkatan partisipasi aktif dan prestasi akademis. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pendidik dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan siswa, serta mendorong penggunaan pembelajaran diferensiasi sebagai solusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan.