Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas strategi Problem Based Learning (PBL) dan Project Based Learning (PjBL) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain quasi-experimental. Subjek penelitian terdiri dari dua kelompok siswa yang masing-masing menerapkan PBL dan PjBL. Data dikumpulkan melalui tes kognitif, angket, dan observasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa PBL meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa secara signifikan dibandingkan PjBL. Namun, PjBL lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan kolaborasi dan kreativitas siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kedua strategi memiliki kelebihan masing-masing dan dapat diintegrasikan dalam pembelajaran PAI untuk mencapai tujuan pembelajaran yang lebih holistik. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pendidik dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Ke depan, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan masing-masing strategi.