Proyek konstruksi selalu dikaitkan dengan bahaya atau rintangan selama fase konstruksi di era globalisasi saat ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan faktor risiko yang berdampak pada seberapa cepat Apartemen Bandara FKS Makassar akan dibangun. Penelitian ini dilakukan selama 20 hari pada proyek pembangunan Apartemen Bandaraya FKS Makassar. Analisis kinerja waktu yang dilakukan pada proyek Apartement Bandaraya. menunjukan bahwa telah terjadi keterlambatan pelaksanaan pada pengecoran pelat lantai 5 proyek dibanding pelaksanaan rencana proyek. kesimpulan dari hasil penelitian yaitu Faktor risiko tingkat tinggi membutuhkan respon yang cepat, antara lain penyelesaian pekerjaan yang memakan waktu lebih lama dari perkiraan, menggunakan informasi prakiraan cuaca BMKG, dan mengambil tindakan preventif jika terjadi perubahan cuaca.