Suatu pembangunan harus memiliki kajian mengenai tanah dan tanah dasar terkait daya dukungnya. Daya dukung tanah merupakan kemampuan tanah untuk menahan beban kontruksi, daya dukung tanah dikaji agar pondasi tidak mengalami penurunan dan keruntuhan geser berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur besaran nilai daya dukung pondasi pada tanah lapukan Formasi Citalang daerah Subang. Metode yang digunakan ialah Metode Meyerhoff (1976) berdasarkan nilai SPT lapangan pada tiga titik bor. Hasil penelitian menunjukan nilai SPT yang cenderung naik turun dan nilai daya dukung cukup bervariatif berkisar BH-01 = 28,13–398,02 ton, BH-02 = 8,35–388 ton, dan BH-03 = 22,16–351,5 ton.Kata kunci: Daya dukung, N-SPT, Pondasi dalam