Fausania Hibatullah
Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Indonesian Journal of Applied Informatics

Analisis Sentimen Pasar melalui Berita Finansial untuk Prediksi Harga Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk Ferdyansyah Permana Putra; Mukti Ratna Dewi; Fausania Hibatullah
IJAI (Indonesian Journal of Applied Informatics) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijai.v9i1.94692

Abstract

Abstrak:Sentimen pasar merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi fluktuasi harga saham yang dapat bersumber dari masyarakat umum maupun berita-berita yang terkait dengan saham. Dalam penelitian ini, pengaruh sentimen pasar melalui berita keuangan dianalisis terhadap harga saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). Penelitian ini menggunakan pendekatan machine learning dengan metode Support Vector Regression (SVR) untuk memprediksi harga penutupan saham BBRI berdasarkan sentimen berita. Model SVR dioptimalkan dengan algoritma Fruit Fly Optimization Algorithm (FOA). Sentimen pasar terlebih dahulu dievaluasi menggunakan metode IndoBERT yang menunjukkan tingkat akurasi sentimen keseluruhan di atas 90%. Setelah itu, empat skenario pemodelan diusulkan untuk menemukan model prediksi terbaik: (1) model tanpa sentimen, (2) model dengan sentimen pada periode , (3) model dengan sentimen pada periode , dan (4) model dengan sentimen pada periode  dan periode . Hasil akhir menunjukkan bahwa model pada skenario (1) memiliki kesalahan prediksi terendah dibandingkan dengan model lainnya==============================================Abstract:Market sentiment is one of the factors that influences the fluctuation of stock prices, which can originate from the general public or news related to stocks. In this study, we explore the effect of market sentiment through financial news on the stock price of PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). This research adopts a machine learning approach using the Support Vector Regression (SVR) method to predict the closing price of BBRI stock based on news sentiment, and the function is later optimized with the Fruit Fly Optimization Algorithm (FOA) algorithm. The market sentiment is first evaluated using the IndoBERT method, which shows an overall sentiment accuracy level above 90%. Afterward, four modeling scenarios are proposed to find the best prediction model: (1) a model without sentiment, (2) a model with sentiment at period , (3) a model with sentiment at period , and (4) a model with sentiment at both period  and period . The final results indicate that the model in scenario (1) has the lowest prediction error compared to other models
Deteksi Dini Financial Distress Pada Perusahaan Sektor Teknologi di Bursa Efek Indonesia Menggunakan Artificial Neural Network dan Support Vector Machine Noviyanti Santoso; Ni Luh Eva Pradnyaningsih; Fausania Hibatullah
IJAI (Indonesian Journal of Applied Informatics) Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijai.v9i2.98588

Abstract

Abstrak : Kondisi ekonomi dan geopolitik di Indonesia diperkirakan akan memburuk pada beberapa tahun kedepan yang disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya inflasi dan biaya operasional yang tinggi. Hal ini berdampak pada minat investor dalam berinvestasi pada perusahaan. Salah satu perusahaan yang paling berdampak besar adalah perusahaan sektor teknologi. Industri teknologi di Indonesia menghadapi tantangan pada pangsa pasar yang relatif rendah dibandingkan pasar global dimana banyak saham teknologi di Indonesia masih tertinggal jauh dibandingkan negara-negara maju. Akibat hal tersebut investor lebih memilih berinvestasi pada emiten yang minim risiko. Penurunan ini memengaruhi kemampuan perusahaan-perusahaan teknologi untuk menarik investasi yang dibutuhkan untuk bertahan dan berkembang. Beberapa perusahaan di sektor teknologi telah mengalami perubahan signifikan dalam kinerja keuangan mereka, menunjukkan adanya potensi kesulitan keuangan. Kesulitan keuangan terjadi ketika kinerja keuangan perusahaan menurun dari waktu ke waktu, yang pada gilirannya memengaruhi stabilitas sistem keuangan dan sumber daya manusia perusahaan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memprediksi apakah perusahaan-perusahaan di sektor teknologi di Indonesia akan mengalami kesulitan keuangan di masa depan atau tidak dengan menggunakan metode Artificial Neural Network dan Support Vector Machine. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ANN lebih unggul dalam memprediksi kinerja keuangan perusahaan dengan akurasi sebesar 95,65%, sensitivitas mencapai 100%, dan F1 Score yaitu 80%, lebih lanjut rasio PER memiliki pengaruh besar dalam memprediksi risiko ini. Selain itu, aplikasi berbasis web yang dikembangkan menggunakan Streamlit memungkinkan pengguna untuk mendeteksi dini kondisi keuangan perusahaan. =====================================================Abstract : The economic and geopolitical conditions in Indonesia are expected to deteriorate in the coming years due to several factors, including inflation and high operational costs. This affects investor interest in investing in companies. One of the most significantly impacted sectors is technology companies. The technology industry in Indonesia faces challenges with a relatively low market share compared to the global market, where many technology stocks in Indonesia lag significantly behind those in developed countries. As a result, investors prefer to invest in issuers with minimal risk. This decline affects the ability of technology companies to attract the investment needed to survive and grow. Some companies in the technology sector have experienced significant changes in their financial performance, indicating potential financial difficulties. Financial difficulties occur when a company's financial performance declines over time, which in turn affects the stability of the financial system and the company's human resources. Therefore, this study aims to predict whether technology companies in Indonesia will experience financial distress in the future using Artificial Neural Network and Support Vector Machine methods. The results of the study indicate that ANN outperforms other models in predicting the financial performance of companies with the accuracy reach 95,65%, perfect sensitivity of 100%, and F1 Score is 80%, with the PER ratio having a significant impact on forecasting this risk. Additionaly, the web-based application developed using Streamlit enables users to detect companies financial conditions early.