Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengenalan Penggunaan Chainsaw sebagai Alat Semi Mekanis Pada Kegiatan Pemanenan Kayu Bagi Siswa SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru Ika Lestari; Anesha Allasselcida; Dinda Tri Agustina; Lefdi Agung Nugraha; Hanifah Ikhsani; Agung Kartika Putra; Maryani Maryani; Viny Volcherina Darlis; Pebriandi Pebriandi; Ewi Irfani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.428

Abstract

Pemanenan kayu merupakan proses penting dalam pengelolaan hutan yang melibatkan penebangan pohon dengan berbagai alat, termasuk chainsaw sebagai alat semi mekanis. Chainsaw memerlukan keterampilan khusus agar penggunaanya efektif dan aman. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan penggunaan chainsaw kepada siswa SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru dan meningkatkan pengetahuan dan wawasan siswa terkait chainsaw baik penggunaanya, komponen-komponen alat dan aspek K3. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan partisipatif dengan pendekatan kualitatif melalui pemberian materi, diskusi, pengenalan komponen chainsaw dan video simulasi penggunaan alat, serta pendekatan kuantitatif dengan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan siswa. Responden dipilih secara purposive sampling dari siswa SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru sebanyak 30 siswa yang memili minat  pada mata pelajaran pemanenan hasil hutan. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman siswa setelah pelatihan, dengan rata-rata skor pre-test 66 meningkat menjadi 91 pada post-test, yaitu peningkatan rata-rata 24 poin. Siswa menunjukkan antusiasme tinggi pada sesi teori, pengenalan komponen, dan simulasi video. Kegiatan ini juga menekankan pentingnya penggunaan alat pelindung diri (APD) untuk keselamatan kerja. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pengenalan penggunaan chainsaw efektif meningkatkan wawasan dan pengetahuan siswa. Pendekatan pembelajaran yang menggabungkan teori dan simulasi praktik mendukung pemahaman yang lebih baik dan memperkuat kesiapan siswa dalam menghadapi dunia kerja dibidang kehutanan.
Peningkatan Pengetahuan Mahasiswa Relawan Peduli Api (MRPA) dalam Mitigasi Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Riau Ika Lestari; Nurul Qomar; Erwanda Trio Bintan Sabri; Gandhiko Mohta; M. Mardhiansyah; Evi Sribudiani; Defri Yoza; Yossi Oktorini; Nur Suhada; Niskan Walid Masruri; Arya Arismaya Metananda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.429

Abstract

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) merupakan masalah tahunan yang sering terjadi di Provinsi Riau. Hal ini menyebabkan dampak ekologis, sosial, dan ekonomi. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa Universitas Riau sebagai Mahasiswa Relawan Peduli Api (MRPA) dalam mitigasi dan penanggulangan karhutla. Metode yang digunakan meliputi pelaksanaan talkshow dengan narasumber ahli dari berbagai instansi, pengenalan alat-alat pemadam kebakaran, serta simulasi pemadaman kebakaran oleh tim pemadam kebakaran yang melibatkan 202 mahasiswa. Keberhasilan kegiatan dinilai berdasarkan keterlaksanaan pelatihan, antusiasme peserta, serta kemampuan peserta mengikuti tahapan simulasi yang diberikan. Kesimpulannya, kolaborasi lintas sektor berhasil membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan praktis yang cukup untuk penanganan karhutla di Riau, sekaligus menumbuhkan tanggung jawab dan partisipasi aktif dalam pencegahan dan mitigasi kebakaran hutan dan lahan pada Mahasiswa Relawan Peduli Api (MRPA).
Edukasi Konservasi Sumber Daya Alam Dan Ekosistemnya Di SMA Negeri 1 Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu Fahrul Rozi Sembiring; Supriyan Syahrizal; Yus Afriadi; Indah Lena Sari; Ika Lestari; Yetty Intan Rouli; Nuraina Rianra
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Juli 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v5i1.1055

Abstract

Suaka Margasatwa Kerumutan memiliki peran penting dalam konservasi tumbuhan, satwa liar dan ekosistemnya tetapi menghadapi ancaman pembalakan dan perambahan ilegal. Kesadaran generasi muda merupakan investasi terbaik dalam melakukan upaya konservasi sumber daya alam dan ekosistemnya. Kesadaran generasi muda perlu ditumbuhkan melalui kegiatan-kegiatan edukasi terutama di sekolah-sekolah sehingga tumbuh karakter konservasionis. Kegiatan edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa/i SMA Negeri 1 Rengat terhadap pentingnya konservasi sumber daya alam dan ekosistem. Edukasi dilakukan dengan sosialisasi dan diskusi disertai pre-test dan post-test kepada 54 siswa. Data dianalisis deskriptif kualitatif dan uji Wilcoxon untuk melihat peningkatan pemahaman terhadap aspek konservasi, jenis-jenis konservasi, dan kelestarian lingkungan. Pemberian materi edukasi berhasil secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa pada aspek jenis-jenis konservasi (p=0,004), sedangkan aspek pemahaman konservasi dasar dan kelestarian lingkungan juga meningkat namun tidak signifikan secara statistik. Kegiatan edukasi juga berhasil menurunkan jumlah siswa/i dengan pemahaman berkategori rendah.
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Mahasiswa Kehutanan Universitas Riau melalui Edukasi dan Simulasi Pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan di Manggala Agni Daops Pekanbaru Ika Lestari; Nur Suhada; Pebriandi Pebriandi; Viny Volcherina Darlis; Yossi Oktorini; Defri Yoza; Evi Sribudiani; Muhammad Mardiansyah; Nurul Qomar; Ewi Irfani
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2026): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/0fh9zs20

Abstract

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) adalah bencana yang sering terjadi di Indonesia, khususnya di Provinsi Riau, yang memberikan dampak besar terhadap ekosistem, kesehatan, sosial, dan ekonomi masyarakat. Sebagai institusi akademik di bidang kehutanan, Universitas Riau berperan dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam pengendalian karhutla. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa kehutanan Universitas Riau melalui edukasi dan simulasi pemadaman kebakaran yang diselenggarakan bekerja sama dengan Manggala Agni Daops Pekanbaru. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap: pemberian materi oleh praktisi Manggala Agni, pengenalan alat pemadam kebakaran manual dan mekanis, serta simulasi pemadaman api secara langsung. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan kemampuan mahasiswa. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor rata-rata pengetahuan dan keterampilan sebesar 39,42 setelah kegiatan berlangsung, yang mengindikasikan efektivitas kegiatan dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan praktis mahasiswa. Kesimpulannya, kegiatan edukasi dan simulasi ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam upaya mitigasi karhutla di Provinsi Riau.
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat akan Fungsi Hutan untuk Mewujudkan Pengelolaan Hutan Lestari di Desa Kuala Tolam, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau Ika Lestari; Maryani Maryani; Dinda Tri Agustina; Hanifah Ikhsani; Lefdi Agung Nugraha; Gandhiko Mohta; Anesha Allasselcida; Agung Kartika Putra; Erwanda Trio Bintan Sabri; Nurul Qomar; Pebriandi Pebriandi; Ewi Irfani
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 7 (2025): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.7.236-245

Abstract

Kuala Tolam Village, Pelalawan Regency, Riau Province, is one of the regions that still possesses significant peatland forests, which are ecologically, socially, and economically important. However, pressures from plantation expansion, land conversion, and limited community knowledge about forest functions have made this area vulnerable to degradation. This community service activity aimed to enhance public knowledge of the importance of forests. The method employed was socialization through an educational, participatory, and interactive approach combined with small group discussions. The respondents in this activity were stakeholders involved in community deliberations with the Siak Pelalawan Landscape Program in the context of forming a collective commitment to maintain forest functions and areas. The results of this activity showed an increase in community knowledge about forest functions as measured by several aspects, namely forest definition, forest types, and forest functions. Community understanding of the definition of forests increased by 39%, knowledge of forest types around Kuala Tolam Village increased by 36%, and knowledge of forest functions increased by 30%. These findings indicate that the socialization and educational approaches applied were successful in raising public awareness of the importance of forests in supporting the community’s commitment to preserving forest functions and areas. Furthermore, the formation of such commitment, supported by enhanced knowledge and understanding, is expected to serve as a strong foundation for establishing a forest patrol and monitoring team in Kuala Tolam Village, Pelalawan Regency.
PRODUKTIVITAS KEGIATAN DEBARKING DENGAN PENGGUNAAN DEBARK PONTON DARAT DI PT. RAPP ESTATE PELALAWAN Nur Suhada; Ika Lestari; Evi Sribudiani; Sonia Somadona; Bima Danu Satria; Thania Eunike Pakpahan
Jurnal Hutan Tropis Vol 13, No 4 (2025): Jurnal Hutan Tropis Volume 13 Nomer 4 Edisi Desember 2025
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v13i4.24175

Abstract

Kegiatan debarking atau pengupasan kulit kayu merupakan tahapan penting dalam pemanenan dan pengolahan kayu karena memengaruhi kualitas bahan baku serta efisiensi proses berikutnya. Di PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Estate Pelalawan, penggunaan Debark Ponton Darat (DPD) dikembangkan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Penelitian ini bertujuan membandingkan produktivitas dan efisiensi metode celup dan metode langsung dalam proses debarking menggunakan DPD. Pengamatan lapangan dilakukan pada 15 siklus kerja untuk masing-masing metode dengan parameter jumlah kayu per siklus, volume produksi, waktu kerja, dan produktivitas alat. Hasil pengukuran dibandingkan dengan standar perusahaan (10,82 m³/jam) guna mengetahui tingkat efisiensi. Metode celup menunjukkan rata-rata waktu siklus 5,06 menit, produktivitas 0,23 m³/menit, dan efisiensi 128% dibanding standar. Sementara itu, metode langsung mencatat waktu siklus lebih singkat 4,06 menit, produktivitas 0,399 m³/menit, dan efisiensi 221%, hampir dua kali lipat lebih tinggi daripada metode celup. Perbedaan ini mengindikasikan bahwa metode langsung lebih cocok untuk kondisi operasional yang menuntut kecepatan dan volume produksi tinggi, sedangkan metode celup tetap relevan untuk kayu dengan kulit tebal atau kondisi khusus. Secara keseluruhan, penerapan DPD terbukti meningkatkan produktivitas dan efisiensi proses debarking di PT RAPP. Kedua metode memiliki karakteristik berbeda namun dapat saling melengkapi sesuai kondisi lapangan. Dalam kasus tertentu, kayu yang sulit dikupas memerlukan perlakuan awal dengan metode celup untuk mempermudah pengupasan. Peningkatan produktivitas dan efisiensi ini mendukung strategi perusahaan dalam mencapai target produksi pulp nasional, mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual, serta meningkatkan kualitas dan keberlanjutan operasional.