Pemantauan suhu dan kelembapan udara sangat mempengaruhi kualitas penyimpanan pupuk, terutama karena pupuk bersifat higroskopis dan mudah menyerap air dari lingkungan. Karena itu diperlukan sistem pemanatauan yang akurat dan bisa diakses secara jarak jauh. Oleh karena itu, diperlukan sistem pemantauan yang akurat dan dapat diakses secara jarak jauh. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pemantauan suhu dan kelembapan berbasis Internet Of Things (IoT) dengan memanfaatkan sensor DHT22 dan NodeMCU ESP32. Berbeda dari penelitian sebelumnya, sistem yang dikembangkan tidak hanya menampilkan data, tetapi juga memiliki fitur peringatan dini saat nilai suhu atau kelembapan melebihi batas aman. Sistem ini didesain hemat energi menggunakan fitur peringatan dini saat parameter melebihi ambang batas yang ditentukan, serta dirancang hemat energi melalui implementasi mode deep sleep. Metode yang digunakan metode prototyping dan pengujian dilakukan dengan membandingkan hasil pengukuran sensor dengan alat ukur profesional. Hasil pengujian menunjukkan rata-rata selisih data menunjukkan tingkat akurasi yang memadai dengan kesalahan suhu sekitar ±0,3°C dan kelembapan ±2,1% RH. Sistem ini cocok untuk pemantauan kondisi penyimpanan pupuk dan dapat dikembangkan lebih lanjut untuk skala industri yang didukung dengan energi terbarukan dan kecerdasan buatan.