Pakaian hasil sablon ini memiliki peran yang strategis dalam mengekspresikan jati diri budaya setempat dan menjadi media ekspresi kreatif bagi masyarakat. Dalam konteks pengembangan budaya, sablon pada pakaian tidak hanya berfungsi sebagai unsur estetika, tetapi juga sebagai salah satu cara melestarikan dan menyebarluaskan nilai kearifan lokal. Sablon juga dapat menjadi wadah pengembangan budaya setempat dengan menonjolkan aspek desain, produksi, serta dampak sosial dan ekonomi. Metode penelitian yang digunakan meliputi kajian pustaka dan analisis sablon pada industri fesyen setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakaian hasil sablon dengan menggunakan motif dan simbol budaya dapat meningkatkan reputasi warisan budaya masyarakat. Selain itu, produk ini memberikan peluang bagi industri kreatif dan UMKM untuk mendorong inovasi dalam industri tekstil. Oleh karena itu, pakaian dengan teknik sablon ini memiliki potensi yang besar bagi keberlanjutan budaya setempat di tengah pesatnya perkembangan globalisasi.