Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi atlet karate terhadap dukungan medis dan psikologis selama proses rehabilitasi cedera. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi, yang melibatkan wawancara mendalam dengan 12 atlet karate yang pernah mengalami cedera parah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan medis dan psikologis memainkan peran penting dalam membantu para atlet mengatasi dampak fisik dan emosional dari cedera. Para atlet menghargai kualitas perawatan medis, komunikasi yang efektif dari tenaga medis, serta dukungan emosional dari keluarga, teman, dan lingkungan yang positif. Dukungan medis dan psikologis merupakan komponen penting dalam proses rehabilitasi cedera bagi atlet karate.