Penelitian ini mengkaji efektivitas Program Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah menengah menggunakan metode studi kepustakaan (library research). Hasil penelitian mengungkapkan bahwa implementasi BOS telah berkontribusi signifikan pada peningkatan infrastruktur pendidikan, pengembangan kapasitas pendidik, dan inovasi pembelajaran, meskipun masih dihadapkan pada tantangan berupa keterbatasan nominal dana, kesenjangan kapasitas pengelola, dan ketidaksinkronan jadwal penyaluran. Optimalisasi dana BOS memerlukan penguatan kapasitas pengelola, integrasi teknologi informasi dalam sistem pengelolaan, pengembangan mekanisme insentif berbasis kinerja, penguatan sinergi lintas pemangku kepentingan, serta pengembangan sistem pemantauan berorientasi dampak untuk mendukung transformasi kualitas pendidikan nasional yang merata dan berkeadilan.