Pembacaan uang kertas pada manusia normal berbeda pada penyandang tunanetra. Manusia normal dapat mendeteksi nominal uang antara pecahan yang satu dengan yang lainnya dengan melihat, meraba dan menerawang. Sedangkan penyandang tunanetra memiliki keterbatasan fisik dalam membedakan nominal pecahan satu dengan lainnya. Para tunanetra selama ini menggunakan cara konvensional seperti melipat pada bagian uang untuk melihat beda nominal uang tersebut dengan meraba tekstur pada setiap nominal uang. Pemanfaatan alat pendeteksi uang dengan output speaker dapat membantu para penyandang tunanetra untuk memudahkan ketika melakukan proses transaksi seperti berdagang ataupun aktivitas ekonomi lainnya. Tujuan pembuatan alat ini adalah untuk mengembangkan teknologi bagi penyandang disabilitas.Pada penelitian ini telah dirancang dan dibuat sebuah alat pendeteksi uang bagi penyandang tunanetra menggunakan Arduno Uno, sensor warna TCS3200 untuk mendeteksi nominal uang, DFplayer mini dan speaker untuk keluaran suara. Objek uang diletakkan di dalam kotak dengan ukuran 15 cm x 10 cm x 2 cm Sensor warna TCS3200 mendeteksi nilai RGB dari objek uang yang kemudian diproses dalam mikrokontroler Arduino Uno. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat bekerja dengan baik, seperti dapat mengidentifikasi nilai nominal uang kertas sebesar Rp 1.000 hingga Rp 100.000. Uang yang dimasukkan akan dibaca sensor sensor warna TCS3200 kemudian keluaran suara akan diproses oleh DFPlayer mini dan di input menuju speaker sebagai keluaran hasilnya berupa nominal uang yang terdeteksi pada alat.