Pendahuluan: Hipertensi dalam kehamilan merupakan penyebab utama kematian maternal di Indonesia dan dunia, dengan preeklamsia sebagai komplikasi yang signifikan. Faktor risiko seperti riwayat hipertensi, preeklamsia, dan diabetes melitus dalam keluarga diduga meningkatkan kejadian hipertensi kehamilan, namun data di fasilitas kesehatan primer di Makassar masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan riwayat hipertensi, preeklamsia, dan diabetes melitus dalam keluarga dengan kejadian hipertensi selama kehamilan pada ibu hamil. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan 60 responden ibu hamil yang dipilih secara simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil dan Pembahasan: Sebanyak 35,0% ibu hamil mengalami hipertensi kehamilan. Riwayat hipertensi, preeklamsia, dan diabetes melitus dalam keluarga masing-masing berhubungan signifikan dengan kejadian hipertensi kehamilan (p=0,013; OR=4,958; p=0,011; OR=4,713; p=0,033; OR=4,156). Kesimpulan: Riwayat hipertensi, preeklamsia, dan diabetes melitus dalam keluarga merupakan faktor risiko penting yang berhubungan dengan kejadian hipertensi selama kehamilan. Skrining dan edukasi pada kelompok berisiko perlu ditingkatkan.