Uni Eropa (UE) adalah sebuah entitas internasional yang menekankan kolaborasi dan integrasi di bidang kebijakan luar negeri melalui Kerangka Kebijakan Luar Negeri dan Keamanan Bersama (CFSP). Namun, kebijakan luar negeri UE menghadapi rintangan disebabkan adanya perbedaan kepentingan nasional di antara anggotanya, yang berpengaruh pada kesatuan dan daya guna diplomasi multilateral. Walaupun UE terlibat aktif dalam organisasi global seperti PBB dan WTO, ketegangan sering timbul akibat tarik-menarik antara tujuan bersama dan kepentingan lokal negara-negara anggotanya. Selain itu, kondisi geopolitik di seluruh dunia menuntut UE untuk menemukan keseimbangan antara aliansi strategis dan upaya mempertahankan independensi kebijakan luar negerinya. Oleh karena itu, analisis terhadap kebijakan luar negeri UE sangat penting untuk memahami bagaimana UE mengatasi kompleksitas yang ada, baik di dalam maupun di luar, dalam perannya sebagai pemain global.