Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi dan pelatihan terhadap kinerja pegawai baik secara langsung maupun tidak langsung melalui motivasi kerja sebagai variabel mediasi. Populasi yang digunakan adalah seluruh Pegawai Badan Pendapatan Daerah Kota Semarang dengan jumlah 104 pegawai. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sensus atau sampel jenuh, sehingga seluruh jumlah populasi akan dijadikan sampel penelitian yaitu 104 responden. Sumber data yang digunakan data primer, dengan metode pengumpulan data kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi, pelatihan, dan motivasi kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Kompetensi, danĀ pelatihan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja. Hasil uji mediasi diperoleh bahwa motivasi kerja dapat memediasi pengaruh kompetensi terhadap kinerja pegawai, dan motivasi kerja dapat memediasi pengaruh pelatihan terhadap kinerja pegawai.