Penelitian ini bertujuan untuk merevitalisasi konsep tazkiyah al-nafs (penyucian jiwa) dalam pendidikan akhlak berbasis spiritualitas Al-Ghazali, khususnya bagi generasi digital yang menghadapi tantangan moral dan spiritual di era teknologi modern. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, penelitian ini mengkaji tahapan penyucian jiwa menurut Al-Ghazali—yakni takhalli, tahalli, dan tajalli—serta praktik mujahadah, muraqabah, dan muhasabah sebagai fondasi pembentukan akhlak mulia. Gagasan tersebut diintegrasikan ke dalam pendekatan Islamic Character-Based Teaching (ICBT), yaitu strategi pedagogis yang memadukan nilai-nilai spiritual klasik dengan media dan gaya hidup digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi konsep tazkiyah al-nafs melalui ICBT mampu membentuk peserta didik yang seimbang secara intelektual, moral, dan spiritual, serta memiliki ketahanan karakter dalam menghadapi disrupsi digital.