Bullying berkembang dilingkungan pelajar dapat dilihat dari adanya perilaku-perilaku mengolok-olok teman yang dilakukan sekolompok siswa terhadap teman satu kelasnya sebagai korban bullying, tindakan tersebut terjadi disaat jam pembelajaran berlangsung, dimana kelompok siswa tersebut mengolok-olok temanya dan menjauhi siswa yang menjadi korban bullying tersebut. Hal tersebut berpengaruh buruk kepada korban serta pelakunya, ketika hal ini terus menerus berlalu tanpa adanya penangan, sekolah menjadi tempat yang kurang ranah bia jadi menyeramkan untuk pelajar yang menjadi korban bullying. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas konseling kelompok dengan teknik diskusi, dalam mengurangi perilaku bullying pada siswa kelas VIII1,2 SMP Negeri 119 Maluku Tengah. Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan penelitian kualitatif dengan metode wawancara, dan teknik diskusi dalam layanan konseling kelompok. Hasil penelitiaan menunjukkan bhwa perilaku bullying dapat dikurangi menggunakan layanan konseling kelompok, dan terbukti bahwa siswa yang bergabung sebagai pelaku bullying sudah menyadari tindakan yang dilakukan salah dan harus di jauhkan karena berdampak buruk bagi masa depannya. Sedangkan untuk korban bullying diberikan motivasi dan juga dorongan untuk tidak terpengaruh oleh pelaku bullying, dan mau menyusun strategi ketika berhadapan dengan pelaku bullying apa yang harus dilakukan dana pa yang harus di hindari.