Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengetahuan mendeteksi kekeliruan, pengalaman auditor, profesionalisme, dan risiko audit terhadap penentuan tingkat materialitas. Penelitian ini menggunakan data primer yang dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dengan menggunakan media google form lalu disebarkan melalu email dan kolega. Populasi penelitian ini adalah para auditor yang bekerja pada kantor akuntan publik di wilayah Jakarta dan teknik sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling yaitu pengambil sampel yang telah memenuhi dua kriteria yaitu seorang auditor yang bekerja di kantor akuntan publik yang berlokasi di jakarta dan pernah melakukan penentuan tingkat materialitas baik dalam level laporan keuangan maupun level saldo akun. Penelitian ini menggunakan jenis data kuantitatif dan pengujian antar variabel dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel pengetahuan mendeteksi kekeliruan, pengalaman auditor, profesionalisme, dan risiko audit berpengaruh secara simultan terhadap penentuan tingkat materialitas. Variabel pengetahuan mendeteksi kekeliruan, pengalaman auditor, profesionalisme, dan risiko audit secara parsial berpengaruh positif terhadap penentuan tingkat materialitas.