Kap lampu (armatur) memainkan peran penting dalam mendistribusikan, menyaring, dan menyebarkan cahaya pada pencahayaan buatan. Karakteristik transmisi cahaya sangat dipengaruhi oleh sifat material seperti transparansi, homogenitas permukaan, dan ketebalan. Penelitian ini mengkaji performa tiga bahan umum—kertas, kain, dan akrilik—untuk memberikan dasar ilmiah dalam pemilihan material yang tepat berdasarkan fungsi dan estetika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan karakteristik transmisi serta penyebaran cahaya dari tiga material kap lampu, yaitu kertas Concorde 80 gsm, kain belacu 150 gsm, dan akrilik putih 2 mm, melalui pengukuran objektif dan observasi subjektif. Metode eksperimen kuantitatif digunakan dalam ruang terkontrol. Pengukuran objektif intensitas cahaya (dalam lux) dilakukan dengan lux meter pada jarak 50 cm dan 100 cm dari sumber cahaya LED 5W. Observasi subjektif terhadap kualitas penyebaran cahaya dilakukan oleh tiga responden. Hasil menunjukkan akrilik memiliki intensitas cahaya tertinggi (56,3 lux pada 50 cm; 40,3 lux pada 100 cm) dan penyebaran paling merata. Kain belacu menempati posisi menengah (35,9 lux; 20,6 lux), sementara kertas Concorde memiliki performa terendah (30,1 lux; 17,3 lux) dengan penyebaran terbatas. Temuan ini merekomendasikan akrilik untuk aplikasi pencahayaan fungsional yang membutuhkan transmisi tinggi, kain untuk pencahayaan atmosferik, dan kertas untuk elemen dekoratif. Penelitian ini memberikan panduan berbasis data untuk seleksi material dalam desain pencahayaan interior.