p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal (MJN)
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : (MJN)

HUBUNGAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH DENGAN KEMAMPUAN BAHASA EKSPRESIF ANAK UMUR DUA SAMPAI TIGA TAHUN DI DESA TUKO PURWODADI Amelia, Salsabilla Nor; Syah Fitri, Anisyah Dewi
Medical Journal of Nusantara Vol. 2 No. 3 (2023): Medical Journal of Nusantara (MJN)
Publisher : Tahta Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55080/mjn.v2i3.600

Abstract

Background: Babies with LBW are at risk for many health problems such as falling ill in the first six days of life or having an infection, and can also suffer long-term problems such as delayed motor and social development or learning disabilities (Manurung & Helda, 2021). Expressive language is the ability to communicate symbolically both visually and auditory with the aim of helping children to be able to express their needs, wants, and feelings verbally. (Fatwikiningsih, 2014). Objective: This study aims to determine wheter there is a correlation between low birth weight and expressivelanguage skills children aged two to three years in Desa Tuko Purwodadi. Methods: This research is a quantitative research . The research design used in this research is descriptive correlational with a cross sectional approach. The sample size used was 28 respondents. The collected data was tested using Spearman Rank. Research Results: The Sprearman Rank test results obtained sig. 0.033 where the significance value is less than 0.05 with a correlation coefficient of 0.404. So that Ha is accepted, that is, there is a relationship between LBW and expressive language skills of moderate strength. Conclusion: There is correlation between low birth weight and expressivelanguage skills children aged two to three years in Desa Tuko Purwodadi
ANALISIS PELAYANAN TERAPI WICARA BERDASARKAN STANDAR PERATURAN MENTERI KESEHATAN DI KOTA SURAKARTA Gunawan; Kliwon, Kliwon; Syah Fitri, Anisyah Dewi
Medical Journal of Nusantara Vol. 1 No. 1 (2022): Medical Journal of Nusantara (MJN)
Publisher : Tahta Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55080/mjn.v1i1.7

Abstract

Penyelenggaraan pelayanan kesehatan di Indonesia baik yang diselenggarakan pemerintah pusat maupun daerah harus memperhatikan mutu/kualitas pelayanan yang merupakan hak masyarakat/warga negara dan harus dipenuhi oleh pemerintah. Pelayanan kesehatan dapat menjadi jaminan bagi pelanggan/masyarakat untuk mencapai hasil berupa optimalisasi derajat kesehatan masyarakat (Leebov, 1991). Sesuai undang-undang No. 36 tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan, terapi wicara termasuk tenaga kesehatan dalam kelompok tenaga keterapian fisik. Sebagai tenaga kesehatan, terapis wicara Indonesia berkewajiban membantu suksesnya pembangunan kesehatan nasional khususnya dalam bidang kesehatan. Untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat akan terapi wicara maka dibutuhkan pelayanan yang memenuhi standar. Oleh karena itu ketersediaan standar pelayanan terapi wicara yang berorientasi pada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah tertuang pada Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) No 81 Tahun 2014 yang akan dikaji secara analisis pada penelitian ini di kota Surakarta. Tujuan. Mengetahui pelayanan terapi wicara di rumah sakit pada kota Surakarta berdasarkan Standar Pelayanan Terapi Wicara menggunakan Parameter Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) No 81 Tahun 2014 Subyek dan Metode. Penelitian ini menggunakan metode survey. Jenis penelitian kualitatif. Dalam penelitian ini bertujuan mencari informasi yang akan digunakan untuk memecahkan masalah bukan untuk menguji hipotesis. Informan diambil secara purposive sampling. Instrumen. dalam penelitian ini adalah Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) No 81 Tahun 2014 mengenai parameter standar pelayanan terapi wicara Hasil Penelitian. Adapun hasil dari penelitian ini yang dapat disimpulkan adalah dari lahan Penelitian yang disurvey sebanyak 14 lokasi rumah sakit yang berada di wilayah Surakarta terdapat 5 Rumah Sakit yang belum menyelenggarakan pelayanan terapi wicara yaitu : (1) Rumah Sakit Umum Panti Waluyo ; (2) Rumah Sakit Umum Islam Kustati ; (3) Rumah Sakit Slamet Riyadi; (4) Rumah Sakit Bersalin Tri Harsi; (5) Rumah Sakit Umum Daerah kota Surakarta, dan terdapat 9 Rumah Sakit yang sudah menyelenggarakan pelayanan terapi wicara yaitu : (1) Rumah Sakit Umum Daerah Dr Moewardi; (2) Rumah Sakit Universitas Negeri; (3) Rumah Sakit Ortopedi Prof Dr Soeharso; (4) Rumah Sakit Dr Oen; (5) Rumah Sakit Umum Hermina; (6) Rumah Sakit Jiwa Daerah Dr Arif Zainudin; (7) Rumah Sakit Umum Kasih Ibu Surakarta; (8) Rumah Sakit Umum PKU Muhammadiyah; (9) Rumah Sakit Umum Brayat Minulya. Berdasarkan hasil analisis parameter standard pelayanan terapi wicara (PMK) No 81 Tahun 2014 dengan rentang score 57,8 sampai dengan 86,7 yang di kriteriakan dengan nilai B dan A.