Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Variable Research Journal

PERAN TECHNO PRENEURSHIP DALAM PENGEMBANGAN STARTUP BERBASIS TEKNOLOGI DI INDONESIA Sypriansyah, Dimas; Permana, Dirga; Efendi, Ishak; Hasibuan, Abdurrozzaq
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 2 No. 01 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Technopreneurship berperan penting dalam pengembangan startup berbasis teknologi di Indonesia, didukung oleh penetrasi internet yang tinggi, populasi muda inovatif, dan inisiatif pemerintah. Dengan memanfaatkan teknologi, technopreneurship mampu menciptakan solusi inovatif yang berdampak pada ekonomi dan sosial. Namun, hambatan seperti akses pendanaan terbatas, kurangnya pengetahuan manajerial, dan infrastruktur yang belum merata menghambat pertumbuhannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menganalisis faktor pendukung dan penghambat technopreneurship di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi sektor publik dan swasta, penguatan ekosistem startup, dan pemerataan infrastruktur teknologi diperlukan untuk mendukung pertumbuhan technopreneurship di era digital.
PENERAPAN SUPPLY CHAIN MANAGEMENT PADA INDUSTRI MANUFAKTUR Permana, Dirga; Hasibuan, Abdurrozzaq
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 2 No. 01 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan Supply Chain Management (SCM) dalam industri manufaktur memainkan peran penting dalam meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi biaya, dan meningkatkan daya saing perusahaan. SCM mencakup pengelolaan aliran material, informasi, dan keuangan secara terintegrasi dari pemasok hingga konsumen akhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan SCM terhadap kinerja industri manufaktur, dengan fokus pada strategi kolaborasi, integrasi teknologi, dan pengelolaan risiko rantai pasok. Hasil studi menunjukkan bahwa perusahaan yang berhasil mengimplementasikan SCM cenderung memiliki keunggulan dalam pengelolaan inventori, pengurangan waktu siklus produksi, serta peningkatan kualitas produk dan layanan. Selain itu, adopsi teknologi digital seperti Internet of Things (IoT), big data, dan otomatisasi mampu meningkatkan visibilitas rantai pasok dan mempercepat pengambilan keputusan. Namun, penerapan SCM juga menghadapi tantangan, seperti kompleksitas rantai pasok, perubahan permintaan pasar, dan risiko gangguan global. Dengan memahami faktor-faktor kunci keberhasilan SCM, industri manufaktur dapat membangun sistem rantai pasok yang lebih responsif dan adaptif. Penelitian ini memberikan wawasan bagi pengambil keputusan untuk merancang strategi SCM yang lebih efektif dan mendukung pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.