Kedai kopi atau Coffee Shop di Indonesia telah berkembang pesat dan marak dimana-mana, tidak terkecuali di kotaTasikmalaya. Saat ini terdapat lebih dari 20 kedai kopi yang sudah memulai bisnisnya. Peneliti melakukan penelitianpada salah satu kedai kopi yaitu Kedai kopi Taruh. Persaingan pemasaran dapat dilihat di masing-masing kedai kopidengan menawarkan menu terutama minuman kopi dan berbagai strategi. Semakin banyak kedai kopi maka semakintinggi juga persaingannya, dalam hal tersebut maka pemilik kedai kopi harus menciptakan strategi semenarik mungkinagar pelanggan atau konsumen semakin meningkat dan bertahan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif.Teknik pengambil data dengan melakukan wawnacara kepada empat narasumber diantaranya ada narasumber utamayaitu barista, dan juga ada narasumber pendukung yaitu Konsumen yang sering berkunjung ke Kedai Kopi Taruh.Barista dan Konsumen di Kedai Kopi Taruh memiliki pendapat tersendiri mengenai Kepai Kopi Taruh. Hasil padapenelitian ini menunjukan bahwa dari empat narasumber yang sudah di wawancara mengatakan bahwa Kedai KopiTaruh memang memiliki daya Tarik tersendiri, daya Tarik yang dimaksud adalah Kedai Kopi Taruh sangat memahamidan menjalani SOP yang berlaku. Sehingga konsumen yang datang pun menjadi konsumen yang loyal. Barista KedaiKopi Taruh selalu menyambut konsumennya dengan ramah, senyum, sapa, salam, memberikan pelayanan yangterbaik. Kata Kunci-komunikasi interpersonal, pelayanan jasa, kedai kopi