Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap prespektif akuntansi budaya Jawa Pasar Kliwon. Budaya dan kearifan lokal dalam penelitian ini dibatasi dengan lingkup Budaya Jawa dimana penulis berinteraksi langsung didalamnya. Metode penelitian kualitatif deskriptif, etnografi dan paradigma interpretif. Hasil penelitian ini adalah pedagang yang berada pada Pasar Kliwon melakukan praktik akuntansi berupa pencatatan keuangan sederhana yang digerakkan oleh nilai kearifan budaya Jawa yaitu Temen (jujur), Ditawar, Dienteni, Ojok Kesusu (Tawar-Menawar dengan Sabar), dan Seduluran (Persaudaraan).