Tujuan dari kegiatan pengabdian ini untuk melatih dan memberikan pemahaman warga Tinatah yang masih terdapat banyak sekali anak-anak belum bisa membaca al-Qur’an dengan benar sesuai aturan. Kalau sejak dini masih belum bisa membaca al-Qur’an menggunakan tahsin dan tajwid, maka akan sulit ketika mereka sudah besar memahami hukum-hukum bacaan yang terdapat dalam al-Qur’an. Untuk itu, Tim mengadakan kegiatan tahsin ini agar warga Tinatah khususnya anak-anak yang sedang mengikuti kegiatan mengaji di Masjid Al-Ikhlas dapat membaca al-Qur’an dengan tartil, memahami ilmu tajwid dan memahami pesan-pesan yang terkandung dalam al-Qur’an. Adapun metode yang kami gunakan dalam mengajar kegiatan tahsin ini adalah metode Talaqqi, yaitu metode yang dilaksanakan dengan cara bertemu langsung dengan pengajar dan mendengarkan langsung secara tatap muka, dimana guru pengajar membacakan ayat-ayat al-Qur’an dengan benar, dan anak-anak meniru ucapan pengajar. Hal tersebut merupakan sebuah pembelajaran yang bermanfaat bagi anak-anak Dukuh Tinatah, semakin konsisten mereka membaca al-Qur’an disertai dengan ilmu tahsin dan ilmu tajwid, maka akan meningkatkan pemahaman serta penghayatan terhadap isi yang terkandung dalam al-Qur’an.