Technopreneurship berperan penting dalam pengembangan startup berbasis teknologi di Indonesia, didukung oleh penetrasi internet yang tinggi, populasi muda inovatif, dan inisiatif pemerintah. Dengan memanfaatkan teknologi, technopreneurship mampu menciptakan solusi inovatif yang berdampak pada ekonomi dan sosial. Namun, hambatan seperti akses pendanaan terbatas, kurangnya pengetahuan manajerial, dan infrastruktur yang belum merata menghambat pertumbuhannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menganalisis faktor pendukung dan penghambat technopreneurship di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi sektor publik dan swasta, penguatan ekosistem startup, dan pemerataan infrastruktur teknologi diperlukan untuk mendukung pertumbuhan technopreneurship di era digital.