Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : JURNAL AGRICA

SISTEM TATANIAGA TANDAN BUAH SEGAR DI KECAMATAN WAMPU, KABUPATEN LANGKAT, SUMATERA UTARA Ananda, Fajar Rezeki
JURNAL AGRICA Vol 9, No 2 (2016): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (868.498 KB) | DOI: 10.31289/agrica.v9i2.545

Abstract

Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas perkebunan yang dijadikan sebagai komoditas unggulan di Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara. Terdapat perbedaan yang cukup besar pada harga yang ditawarkan di tingkat petani dengan harga yang ditawarkan di tingkat konsumen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi saluran tataniaga dan efisiensi saluran tataniaga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang terbentuk. Penentuan responden petani dilakukan secara purposive sampling sebanyak 30 orang dan responden lembaga tataniaga menggunakan metode snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga saluran tataniaga TBS kelapa sawit yang terbentuk. Secara umum, sistem tataniaga TBS yang terbentuk tersebut belum efisien. Saluran yang paling banyak digunakan oleh petani adalah saluran I (petani-agen kecil-Agen besar-pabrik kelapa sawit) yang memiliki nilai marjin yang tinggi serta farmer’s share yang rendah.
PENGARUH KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) TERHADAP EFEKTIFITAS KERJA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PELAKSANA DI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA II (Persero) Ananda Lubis, Fajar Rezeki; Junaidi, Junaidi; Lubis, Yusniar; Lubis, Syaifuddin
JURNAL AGRICA Vol 12, No 2 (2019): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (750.384 KB) | DOI: 10.31289/agrica.v12i2.2866

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kualitas sumber daya manusia terhadap efektivitas kerja dan implikasinya terhadap kinerja karyawan pelaksana di PT. Perkebunan Nusantara III (Persero).Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, jenis penelitiannya adalah survey.Sampel ditentukan dengan metode random sampling sebanyak 260 orang. Pengumpulan data melalui kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, tingkat pengetahuan dan keterampilan berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja karyawan, sedangkan sikap terhadap pekerjaan berpengaruh tidak signifikan. Nilai pengaruh yang paling tinggi adalah variabel keterampilan, artinya keterampilan berpengaruh lebih dominan terhadap efektivitas kerja karyawan pelaksana, dengan total pengaruh sebesar 62,74% (pengaruh langsung sebesar 56,7%). Secara simultan, kualitas SDM (tingkat pengetahuan, sikap terhadap pekerjaan dan keterampilan) secara langsung dan tidak langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja karyawan pelaksana. Nilai pengaruh kualitas SDM terhadap efektivitas kerja adalah sebesar 70,17% dengan pengaruh langsung sebesar 58,01%. Efektivitas kerja karyawan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pelaksana di PT. Perkebunan Nusantara III (Persero), dengan total pengaruh sebesar 80,28%, artinya perubahan kinerja karyawan pelaksana dipengaruhi oleh perubahan efektivitas kerja sebesar 80,28%. Efektivitas kerja karyawanmerupakan variabel intervening variabel kualitas SDM terhadap kinerja karyawan pelaksana, karena terjadi peningkatan pengaruh variabel kualitas SDM terhadap kinerja karyawan sebesar 10,11% jika melalui variabel efektivitas kerja.
Pengaruh Luas Lahan, Curahan Tenaga Kerja Dan Biaya Sarana Produksi Terhadap Produksi Usaha Tani Kentang Di Desa Sempajaya, Kecamatan Berastagi,Kabupaten Karo Fajar Rezeki Ananda Lubis; Syaifuddin Syaifuddin; Yusniar Lubis
JURNAL AGRICA Vol 14, No 2 (2021): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v14i2.4566

Abstract

Kentang merupakan komoditas yang berperan penting bagi masyarakat karena berperan sebagai pemenuhan kebutuhan pangan dan juga gizi masyarakat. Salah satu propinsi penghasil kentang di provinsi Sumatera Utara adalah Kabupaten Karo sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi produksi kentang, menganalisis layak atau tidaknya usaha tani kentang, dan mengetahui saluran pemasaran kentang di desa Sempajaya, Kecamatan Berastagi Kabupaten Karo. Adapun metode yang digunakan dalam penentuan sampel petani kentang adalah Stratified Random Sampling, yaitu strata luas lahan kecil (£ 0,5 ha) dan strata luas lahan besar (> 0,5 ha). Metode penentuan sampel pedagang kentang yang digunakan adalah snowball sampling dengan jumlah sebanyak 8 (delapan) orang. Metode analisis data dilakukan secara deskriptif dan regresi non linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan secara simultan luas lahan, curahan tenaga kerja, dan biaya sarana produksi berpengaruh signifikan terhadap produksi usaha tani kentang. Secara parsial biaya sarana produksi berpengaruh signifikan terhadap produksi usahatani kentang. Pada daerah penelitian layak diperolehnya nilai R/C rasio sebesar 2,14 > 1, BEP produksi sebesar 6.082,14 kg < rata-rata produksi petani sampel sebesar 7.930 kg, dan BEP harga sebesar Rp 2.583,73/kg < rata-rata harga jual kentang sebesar Rp 5.500,-/kg. Selanjutnya, terdapat tiga saluran pemasaran kentang di daerah penelitian. Saluran pertama yaitu petani, pedagang besar, pedagang pengecer, konsumen di Medan. Saluran kedua yaitu petani, pedagang pengecer, konsumen di Medan. Saluran ketiga yaitu petani, pedagang pengumpul, pedagang pengecer di Berastagi.
PENGARUH KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) TERHADAP EFEKTIFITAS KERJA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PELAKSANA DI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA II (Persero) Fajar Rezeki Ananda Lubis; Junaidi Junaidi; Yusniar Lubis; Syaifuddin Lubis
JURNAL AGRICA Vol 12, No 2 (2019): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v12i2.2866

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kualitas sumber daya manusia terhadap efektivitas kerja dan implikasinya terhadap kinerja karyawan pelaksana di PT. Perkebunan Nusantara III (Persero).Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, jenis penelitiannya adalah survey.Sampel ditentukan dengan metode random sampling sebanyak 260 orang. Pengumpulan data melalui kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, tingkat pengetahuan dan keterampilan berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja karyawan, sedangkan sikap terhadap pekerjaan berpengaruh tidak signifikan. Nilai pengaruh yang paling tinggi adalah variabel keterampilan, artinya keterampilan berpengaruh lebih dominan terhadap efektivitas kerja karyawan pelaksana, dengan total pengaruh sebesar 62,74% (pengaruh langsung sebesar 56,7%). Secara simultan, kualitas SDM (tingkat pengetahuan, sikap terhadap pekerjaan dan keterampilan) secara langsung dan tidak langsung berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja karyawan pelaksana. Nilai pengaruh kualitas SDM terhadap efektivitas kerja adalah sebesar 70,17% dengan pengaruh langsung sebesar 58,01%. Efektivitas kerja karyawan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pelaksana di PT. Perkebunan Nusantara III (Persero), dengan total pengaruh sebesar 80,28%, artinya perubahan kinerja karyawan pelaksana dipengaruhi oleh perubahan efektivitas kerja sebesar 80,28%. Efektivitas kerja karyawanmerupakan variabel intervening variabel kualitas SDM terhadap kinerja karyawan pelaksana, karena terjadi peningkatan pengaruh variabel kualitas SDM terhadap kinerja karyawan sebesar 10,11% jika melalui variabel efektivitas kerja.
SISTEM TATANIAGA TANDAN BUAH SEGAR DI KECAMATAN WAMPU, KABUPATEN LANGKAT, SUMATERA UTARA Fajar Rezeki Ananda
JURNAL AGRICA Vol 9, No 2 (2016): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v9i2.545

Abstract

Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas perkebunan yang dijadikan sebagai komoditas unggulan di Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara. Terdapat perbedaan yang cukup besar pada harga yang ditawarkan di tingkat petani dengan harga yang ditawarkan di tingkat konsumen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi saluran tataniaga dan efisiensi saluran tataniaga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang terbentuk. Penentuan responden petani dilakukan secara purposive sampling sebanyak 30 orang dan responden lembaga tataniaga menggunakan metode snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga saluran tataniaga TBS kelapa sawit yang terbentuk. Secara umum, sistem tataniaga TBS yang terbentuk tersebut belum efisien. Saluran yang paling banyak digunakan oleh petani adalah saluran I (petani-agen kecil-Agen besar-pabrik kelapa sawit) yang memiliki nilai marjin yang tinggi serta farmer’s share yang rendah.
Pengaruh Luas Lahan, Curahan Tenaga Kerja Dan Biaya Sarana Produksi Terhadap Produksi Usaha Tani Kentang Di Desa Sempajaya, Kecamatan Berastagi,Kabupaten Karo Fajar Rezeki Ananda Lubis; Syaifuddin Syaifuddin; Yusniar Lubis
JURNAL AGRICA Vol. 14 No. 2 (2021): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v14i2.4566

Abstract

Kentang merupakan komoditas yang berperan penting bagi masyarakat karena berperan sebagai pemenuhan kebutuhan pangan dan juga gizi masyarakat. Salah satu propinsi penghasil kentang di provinsi Sumatera Utara adalah Kabupaten Karo sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi produksi kentang, menganalisis layak atau tidaknya usaha tani kentang, dan mengetahui saluran pemasaran kentang di desa Sempajaya, Kecamatan Berastagi Kabupaten Karo. Adapun metode yang digunakan dalam penentuan sampel petani kentang adalah Stratified Random Sampling, yaitu strata luas lahan kecil (£ 0,5 ha) dan strata luas lahan besar (> 0,5 ha). Metode penentuan sampel pedagang kentang yang digunakan adalah snowball sampling dengan jumlah sebanyak 8 (delapan) orang. Metode analisis data dilakukan secara deskriptif dan regresi non linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan secara simultan luas lahan, curahan tenaga kerja, dan biaya sarana produksi berpengaruh signifikan terhadap produksi usaha tani kentang. Secara parsial biaya sarana produksi berpengaruh signifikan terhadap produksi usahatani kentang. Pada daerah penelitian layak diperolehnya nilai R/C rasio sebesar 2,14 > 1, BEP produksi sebesar 6.082,14 kg < rata-rata produksi petani sampel sebesar 7.930 kg, dan BEP harga sebesar Rp 2.583,73/kg < rata-rata harga jual kentang sebesar Rp 5.500,-/kg. Selanjutnya, terdapat tiga saluran pemasaran kentang di daerah penelitian. Saluran pertama yaitu petani, pedagang besar, pedagang pengecer, konsumen di Medan. Saluran kedua yaitu petani, pedagang pengecer, konsumen di Medan. Saluran ketiga yaitu petani, pedagang pengumpul, pedagang pengecer di Berastagi.