Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Kajen

PELUANG DAN TANTANGAN PENGEMBANGAN WAKAF PRODUKTIF DI KABUPATEN PEKALONGAN Muhammad Ubaidillah; Muhammad Wildan Shoih; Iana Umma
E-Jurnal Kajen Vol 8 No 01 (2024): Kajen:Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv8i01.05.1.1

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang dan tantangan dalam pengembangan wakaf produktif di Kabupaten Pekalongan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur, wawancara dengan pemangku kepentingan, serta analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kabupaten Pekalongan memiliki potensi besar untuk pengembangan wakaf produktif, didukung oleh kesadaran masyarakat yang tinggi terhadap nilai-nilai keagamaan, ketersediaan tanah wakaf yang belum optimal dimanfaatkan, serta dukungan regulasi dari pemerintah daerah. Namun, terdapat sejumlah tantangan seperti kurangnya pemahaman masyarakat tentang konsep wakaf produktif, minimnya kapasitas manajerial nazhir, serta keterbatasan akses ke sumber daya finansial dan teknologi. Penelitian ini menyarankan perlunya edukasi dan pelatihan bagi para nazhir, sinergi antara lembaga keuangan syariah dan pemerintah daerah, serta implementasi teknologi digital untuk memaksimalkan potensi wakaf produktif. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kebijakan dan strategi pengelolaan wakaf yang lebih efektif dan berkelanjutan di Kabupaten Pekalongan.
SIKAP DAN PRESEPSI MAHASISWA DI KABUPATEN PEKALONGAN TERHADAP CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN SUSTAINABILITY I’ana Umma; Alfina Nikmatun Nufus; Armania Putri Wardhani; Muhammad Ubaidillah
E-Jurnal Kajen Vol 8 No 02 (2024): Kajen:Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv8i01.06.1.x

Abstract

Meningkatnya kesadaran lingkungan global telah menjadikan Corporate Social Responsibility & Sustainability sebagai salah satu kriteria utama dalam evaluasi perusahaan. Penelitian ini mengkaji sikap dan persepsi mahasiswa di Kabupaten Pekalongan berdasarkan aspek demografi meliputi gender, fase akademik, jenjang pendidikan. Penelitian ini menganalisis bagaimana perbedaan gender, tingkat studi, jenjang pendidikan, dan program studi mempengaruhi sikap dan persepsi mahasiswa Kabupaten Pekalongan terhadap kasus Corporate Social Responsibility & Sustainability perusahaan yang diberikan. Desain penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif, dengan pengumpulan data primer melalui kuesioner sebagai instrumen utama untuk menguji secara empiris variabel-variabel penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui distribusi kuesioner kepada sampel mahasiswa akuntansi dan akuntansi syariah di Kabupaten Pekalongan dengan tujuan memperoleh data primer mengenai sikap dan persepsi mereka terhadap penerapan Corporate Social Responsibility & Sustainability dalam perusahaan. Sebanyak 131 kuesioner berhasil dikumpulkan dan dianalisis secara kuantitatif menggunakan model regresi logistik untuk menguji hipotesis penelitian. Analisis data mengungkapkan bahwa mayoritas mahasiswa cenderung lebih sependapat dengan prinsip stakeholder theory. Beberapa demografi terbukti menjadi faktor yang mempengaruhi sikap dan persepsi seseorang. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan bahwa faktor-faktor demografi seperti gender, tingkat studi, serta perbedaan antara mahasiswa akuntansi dan akuntansi syariah secara signifikan mempengaruhi persepsi mereka terhadap Corporate Social Responsibility & Sustainability. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi perusahaan untuk mengembangkan program Corporate Social Responsibility & Sustainability yang lebih relevan dengan generasi muda dan bagi perguruan tinggi untuk mengintegrasikan isu Corporate Social Responsibility & Sustainability ke dalam kurikulum.