Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENCEGAH PERNIKAHAN USIA DINI SEBUAH INVESTASI UNTUK MASA DEPAN YANG LEBIH BAIK Yuliana Sari; Ine Rima Febriani; Ajeng Putri; Dini
Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah Vol. 1 No. 6 (2025): Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah (Bulan Desember 2025)
Publisher : PT. Saha Kreasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64788/ar-rasyid.v1i6.236

Abstract

Pernikahan usia dini merupakan masalah serius yang dapat berdampak negatif pada kesejahteraan dan masa depan individu, terutama perempuan. Artikel ini membahas tentang pentingnya mencegah pernikahan usia dini sebagai investasi untuk masa depan yang lebih baik. Pernikahan usia dini masih menjadi persoalan serius di indonesia meskipun batas usia minimal perkawinan telah dinaikkan melalui undang-undang nomor 16 tahun 2019. Dampak negatifnya tidak hanya dirasakan pada aspek kesehatan reproduksi remaja, tetapi juga berdampak pada pendidikan, ekonomi, dan kualitas generasi masa depan. Penelitian ini bertujuan menganalisis ketentuan normatif terkait pencegahan pernikahan usia dini serta mengevaluasi efektivitas kerangka hukum tersebut dalam memberikan perlindungan bagi anak. Penelitian menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, historis, dan kasus. Penelitian ini merekomendasikan penguatan regulasi turunan, harmonisasi kebijakan lintas sektor, serta pembatasan yang lebih ketat pada pemberian dispensasi. Upaya pencegahan pernikahan usia dini merupakan bentuk investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia indonesia.
STOP PERGAULAN BEBAS, CEGAH KEHAMILAN REMAJA PAHAMI NASAB ANAK DAN BANGUN MASA DEPAN CERAH Ine Rima Febriani; Silvia Dewi Yuliyanti; Alfi Alfiah; Yuliana Sari; Dafiyah
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 3 No. 5 (2026): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Mei 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v3i5.1934

Abstract

Free association among adolescents often leads to early pregnancy,which negatively impacts child lineage and the future of young generations. This Community Service (PKM) was conducted at SMKN 7 Kota Serang, involving 34 students as the main participants. The activities aim to stop free association, prevent teenage pregnancy, understand the importance of child lineage from legal and religious perspectives, and build a bright future through preventive education. The methods used include interactive counseling, group discussions, and legal case simulations in civil and criminal law related to early marriage and child recognition. The results show a 75% increase in participants’ understanding post-intervention, marked by personal commitments to avoid risky behaviors and long-term career planning. This PKM contributes to forming a generation of teenagers who are legally aware, responsible, and future-oriented.Â