Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem jaringan komunikasi berbasis Free-Space Optic (FSO) guna mengatasi keterbatasan cakupan sinyal dan ketergantungan pada kabel optik konvensional di Gedung Tokong Nanas, Telkom University. Sistem FSO dirancang dengan konfigurasi point-to-point menggunakan panjang gelombang 1550 nm dan jarak maksimum 3 km. Sampel dalam penelitian ini mencakup lintasan komunikasi dari STO Cijawura hingga Gedung Tokong Nanas dengan melibatkan dua titik hop. Analisis performa teknis menunjukkan bahwa sistem FSO memenuhi standar kelayakan dengan nilai Bit Error Rate (BER) ≤ 10⁻⁹, Signal-to-Noise Ratio (SNR) ≥ 22 dB, Q-Factor ≥ 6, dan Link Power Budget (LPB) ≤ −28 dBm. Nilai BER yang sangat rendah menunjukkan minimnya kesalahan transmisi data, sedangkan SNR dan Q-Factor yang tinggi mengindikasikan kualitas sinyal yang baik. Kata kunci— Bit Error Rate (BER), Free-Space Optics (FSO), Link Power Budget (LPB), Q-Factor, Signal-to-Noise Ratio (SNR).