Penelitian ini menganalisis pemilihan materialhandling pada bagian warehouse dan chill storage di PT MajuBersama Karib (MBK), perusahaan pengolahan makanan lautyang mengekspor produk rajungan kaleng. Saat ini,pemindahan material masih dilakukan secara manual (Manualmaterial handling/MMH), yang berisiko tinggi menimbulkancedera seperti nyeri punggung, cedera jari, dan luka gores.Evaluasi manajemen risiko dengan metode HIRARCmenunjukkan kategori risiko tinggi dan sangat tinggi padabeberapa aktivitas, terutama akibat beban kerja yang tidakergonomis. Penelitian ini menggunakan metode AnalyticalHierarchy Process (AHP) untuk menentukan prioritaspemilihan Material handling Equipment (MHE) berdasarkankriteria risiko, biaya, dan efektivitas. Hasil analisismenunjukkan bahwa untuk chill storage, Hand Pallet Jackmerupakan alternatif terbaik karena fleksibel di ruang terbatasdan memiliki biaya operasional rendah. Sedangkan untukwarehouse, Forklift Gasoline menjadi pilihan unggulan berkatkapasitas angkut besar dan kemampuan manuver yang sesuaiuntuk volume tinggi. Implementasi kedua alat ini diharapkandapat mengurangi risiko kecelakaan kerja, meningkatkanefisiensi pemindahan material, dan menjaga kualitas produkhingga proses ekspor.Kata kunci — material handling, AHP, risiko kerja,warehouse, chill storage, MHE