Setiap perangkat elektronik membutuhkan baterai untuk menyimpan daya atau energi. Baterai mungkin habis dan kemudian diisi ulang menggunakan PLN atau jenis sumber listrik standar lainnya. Padahal, penggunaan listrik yang berlebihan berdampak negatif terhadap lingkungan karena meningkatkan suhu daerah di sekitarnya, yang mengakibatkan pemanasan global terhadap lingkungan. Alhasil, pengisian baterai otomatis dengan menggunakan energi fosil PLN dapat digantikan dengan energi matahari atau sel surya. SCC pada dasarnya adalah alat elektronik untuk mengontrol arus dan tegangan yang mengalir ke baterai ketika dalam keadaan pengisian sehingga tidak ada pengisian yang berlebihan pada baterai yang dapat mengurangi umur pemakaian baterai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat perbedaan efisiensi dan karakteristik kedua jenis SCC tersebut yang akan membandingkan bagaimana perbedaan efisiensi dan karakteristik SCC PWM dan MPPT dengan menghubungkan masing-masing SCC 20 A dengan modul surya 100 WP dan baterai 12 VDC 45Ah, kemudian mengukur tegangan dan arus modul surya ke baterai.. Hasil data yang telah didapatkan diolah dengan bantuan aplikasi Microsoft Excel untuk membantu perhitungan dan membuat graphic. Pada penelitian ini di dapatkan nilai efisiensi SCC PWM yang memiliki nilai efisiensi rata – rata saat percobaan 97,93793% dan SCC MPPT yang memiliki nilai efisiensi rata – rata saat percobaan 99,00414%.