Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang beroperasi pada kegiatan Car Free Day (CFD) di Kota Palangka Raya dengan menggunakan metode Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period. UMKM di CFD menjadi bagian penting dari aktivitas ekonomi informal yang berkontribusi terhadap pendapatan masyarakat dan dinamika sosial kota. Penilaian kelayakan finansial penting dilakukan untuk memastikan keberlanjutan usaha. Hasil analisis menunjukkan bahwa usaha yang diteliti layak secara finansial berdasarkan nilai NPV yang positif, IRR yang melebihi tingkat diskonto, serta periode pengembalian (Payback Period) yang relatif singkat. Penelitian ini merekomendasikan agar pelaku UMKM CFD lebih memahami aspek keuangan dalam perencanaan dan pengelolaan usahanya.