Persaingan di antara institusi pendidikan mendorong berbagai sekolah untuk menerapkan metode promosi yang efisien guna menarik minat siswa baru. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pelaksanaan strategi penjualan pribadi di SMPN 229 Jakarta sebagai upaya untuk meningkatkan jumlah calon peserta didik. Dengan menerapkan pendekatan kualitatif, data diperoleh melalui studi literatur dan pengumpulan dokumentasi, selanjutnya dianalisis dengan cara deskriptif. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penjualan pribadi dilakukan melalui interaksi langsung yang dilakukan dengan pendekatan emosional dan informatif, didukung oleh lingkungan jasa yang optimal, pemanfaatan media digital, pemberdayaan alumni, dan sistem evaluasi yang berkelanjutan. Strategi ini diperkuat dengan pelatihan kemampuan komunikasi antarpribadi, penyusunan rencana naratif yang mendalam, penggunaan alat bantu visual yang interaktif, serta kolaborasi eksternal. Secara keseluruhan, strategi ini diyakini dapat meningkatkan citra dan kepercayaan masyarakat terhadap SMPN 229 Jakarta, meskipun ada batasan kebijakan zonasi dan persaingan antar sekolah.