Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrument tes kondisi fisik khusus cabang olahraga rugby sevens. Penelitian ini menggunakan metode R&D (Research and Development). Prosedur penelitian dan pengembangan ini menggunakan langkah-langkah Sugiyono (2016: 298) yaitu: (1) potensi masalah, (2) mengumpulkan data atau informasi, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, (6) uji coba produk, (7) revisi produk, (8) uji coba pemakaian, (9) revisi produk akhir, (10) produksi masal. Penelitian pengembangan pada penelitian ini hanya sampai pada tahap revisi produk akhir. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah instrument tes kondisi fisik cabang olahraga rugby sevens diantaranya: tes kecepatan sprint 10 (akselerasi) dan 40m, tes kelincahan T test (digunakan untuk tes kelincahan pada saat pemain bertahan), illinois agility test (digunakan untuk tes kelincahan pada saat pemain menyerang), tes VO2max menggunakan yo-yo intermittent recovery test, tes kekuatan (streght) menggunakan 1RM bench press dan leg press, tes kelentukan sit and reach, tes power menggunakan vertical jump dan shocken test.